Fahira Idris: Pernyataan Jokowi Soal Karhutla Ternyata Melenakan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Anggota DPD RI Fahira Idris mengatakan, selama kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla masih terjadi, maka visi SDM unggul Jokowi cuma mimpi. Bangsa ini tidak akan pernah menjadi bangsa unggul di masa depan jika rakyatnya terus dihantui kabut asap.

“Bencana ini luar biasa merusak sendi-sendi utama kehidupan bangsa, terutama masa depan anak-anak kita yang terpapar asap,” ujar Fahira Idris di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).

Menurut Fahira Idris , bayi dan anak-anak serta kelompok rentan lainnya yakni perempuan, ibu hamil, hingga lansia adalah korban yang paling merasakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengakibatkan kabut asap di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Ibu hamil yang terpapar asap dan tidak ditangani dengan baik berpotensi melahirkan bayi stunting, cacat atau bahkan meninggal. Selain itu, polutan kabut asap membahayakan paru-paru bayi yang sedang berkembang dan dapat secara permanen merusak otak bayi yang sedang berkembang. Sementara pada anak balita kabut asap bisa mengakibatkan gangguan kecerdasan.

Senator asal DKI Jakarta yang juga aktivitis perlindungan anak ini mengungkapkan, begitu banyak kerugian dan kesengsaraan yang harus ditanggung rakyat di beberapa daerah di Sumatera dan Kalimanatan akibat bencana kabut asap. Sementara bagi bangsa ini, jika bencana karhutla tidak tertangani dengan baik termasuk penanganan korban maka kita terancam kehilangan generasi dan SDM unggul di masa depan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...