Penemuan Amunisi Perang Dunia II di Gowa, Warga Dilarang Membakar di Lokasi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Penemuan 47 butir amunisi kaliber di Dusun Erelembang Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa menggegerkan warga. Polres Gowa menghimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran di lokasi penemuan.

Amunisi kaliber itu, ditemukan warga Savir, saat mengelola lahan miliknya. Saat menggali tanah dengan linggis, kemudian menyentuh kendi berisikan amunisi.

“Langsung saya minta bantuan keluarga untuk lapor ke Polsek Tombolopao,” beber Savir.

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan didampingi Kapolsek Tombolopao, IPTU Jamarang, saat menggelar press conference, mengungkapkan, Polres Gowa akan melakukan penyelidikan atas penemuan 47 butir amunisi kaliber tersebut.

Amunisi yang diduga hasil peninggalan perang dunia II ini ditemukan Savir saat menggali batu sedalam 50 cm di lahan miliknya. Di mana, linggis yang digunakannya menyentuh sebuah kendi hingga pecah dan melihat peluru terbungkus plastik yang sudah sobek.

Kini amunisi tersebut telah diamanakan, mengingat peluru tersebut diperkirakan masih berstatus aktif.

“Polres Gowa akan berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Sulsel untuk dilakukan pemusnahan terhadap amunisi tersebut,” jelasnya, di Mapolres Gowa, Rabu, 18 September 2019.

Pihak Polres juga mengimbau warga setempat untuk tidak mengais tanah ataupun membakar di lokasi tersebut guna mengantisipasi adanya amunisi lain yang belum ditemukan. (ica)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar