Walhi Minta Kapolda Baru Tuntaskan Penegakan Hukum Lingkungan di Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Selatan turut memberi selamat atas pelantikan dan serahterima jabatan Irjen Pol Guntur Laupe sebagai Kapolda baru Sulsel. Mereka meminta agar menuntaskan agenda penegakan hukum lingkungan yang kini sedang diproses.

Direktur Eksekutif WALHI Sulsel, Muhammad Al Amin mengatakan, bahwa saat ini masih ada beberapa kasus lingkungan yang belum diselesaikan oleh Polda Sulsel. Bahkan menurutnya, ada praktik pidana lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan properti di Kota Makassar yang sampai saat ini belum disentuh oleh Polda Sulsel.

“Kapolda harus tahu bahwa saat ini Polda telah menyelidiki beberapa praktik tindak pidana lingkungan di Sulsel. Tentu kita berharap penyelidikan tersebut diselesaikan dan tidak di-peti-es-kan. Selain itu, kami meminta kapolda mengusut praktik perusakan lingkungan pesisir yang dilakukan oleh perusahaan properti di Kota Makassar,” ucap Amin, Rabu (18/9/2019).

Kata dia, ada beberapa kasus pidana lingkungan yang saat ini sedang dalam tahap penyelidikan. Ia menguraikan kasus-kasus tersebut agar Kapolda menindaklanjuti proses penyelidikan yang sedang berlangsung agar dapat segera dinaikkan ke tahap selanjutnya.

Beberapa kasus lingkungan hidup yang ditangani Polda Sulsel di antaranya tambang ilegal di Kabupaten Maros, penimbunan laut di Kabupaten Barru, dan pendangkalan Danau Mahalona yang disebabkan oleh aktivitas tambang nikel di Luwu Timur. Sebagai bagian dari masyarakat Sulsel. “Tentu kami berharap penyelidikan terhadap kasus tersebut ditindaklanjuti,” jelasnya. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...