Ali Shamkhani Ingatkan Balasan Menghancurkan Jika Diserang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Shamkhani membantah tuduhan AS, tentang keterlibatan Teheran dalam serangan terhadap instalasi minyak Arab Saudi.

Dia kemudian memperingatkan bahwa setiap agresi akan mendapat tanggapan yang menghancurkan.

“Kebijakan strategis Iran adalah untuk mengurangi ketegangan melalui dialog, tetapi Iran siap sepenuhnya untuk mengejutkan para agresor melalui jawaban yang menghancurkan dan kuat atas kemungkinan tindakan jahat,” kata Ali Shamkhani, pada hari Rabu seperti dilansir Iranpress.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menekankan, krisis di Yaman tidak memiliki solusi militer dan hanya dapat berakhir dalam kerangka pembicaraan Yaman-Yaman dan tanpa campur tangan pihak ketiga.

Ali Shamkhani mencatat, tentara Yaman merancang dan membuat senjatanya sendiri. Menyalahkan negara lain atas serangan terhadap instalasi minyak Arab Saudi hanya melarikan diri ke depan untuk tidak memperhitungkan pemborosan sumber daya, untuk membeli peralatan militer canggih tetapi tidak efektif dari negara-negara Barat.

DPRD Sinjai Sahkan Ranperda Perubahan APBD untuk Ditetapkan Menjadi Perda

Kejati Sulsel Perintahkan Menyelisik Perjanjian Pasar Sentral

Pencalonan ASN dalam Pilkada 2020

Penyanyi Tiga Setia Gara Ngaku Sudah Tenang, Terima Kasih

Poppy Kelly Minta Maaf, Nikita Mirzani: Kenapa Loe Ketakutan

“Sementara itu, Iran memonitor, dengan kesiapan penuh, segala niat dan langkah untuk tujuan agresi terhadap negara atau kepentingan Republik Islam dan akan memberikan respons yang tegas dan habis-habisan, terhadap kemungkinan kerusakan dengan cara paling keras yang dapat mengejutkan agresor,” kata Ali Shamkhani.

Menanggapi kejahatan yang sedang berlangsung dari koalisi Saudi di Yaman, pasukan Angkatan Darat Yaman dan Komite Populer pada hari Sabtu menargetkan ‘penyulingan minyak’ Baqiq ‘dan’ Khura ‘di Arab Saudi bagian timur.

Namun demikian, Pemerintah AS menyalahkan Iran berada di balik serangan minyak Saudi.

Selain itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan negara itu dapat merespons secara militer terhadap serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...