Istri Tak di Rumah, Suami Pilih Garap Adik Ipar yang 15 Tahun

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TANJUNGMORAWA– PB, 27, memang suami bejat. Dia tega menggauli adik ipar Mekar, 15, (bukan nama sebenarnya). PB melakukan aksinya di rumahnya di Gang Pendidikan, Desa Dalu X A Kecamatan Tanjung Morawa, Sumut.

Dia melakukan perbuatan terlarang saat istri dan mertuanya tidak berada di rumah. Aksi bejat PB sudah terjadi sebanyak dua kali.

Akibat perbuatan bejatnya itu, sopir truk pengangkut pupuk kandang itu dibekuk Sat Reskrim Polres Deli Serdang, Selasa (17/9) sekira pukul 11.00 wib.

Perbuatan PB terungkap karena sang adik ipar tak mau lagi dititipkan ke rumah PB, saat ibu dan kakak kandungnya pergi bekerja di sebuah rumah makan. Curiga, ibu korban menginterogasi korban mengapa tak mau tinggal di rumah PB.

Awalnya korban yang masih kelas 3 SMP ini takut membongkar aib itu tapi karena terus didesak ibu kandungnya, akhirnya korban buka mulut dan mengungkapkan jika dia sudah dua kali digarap abang iparnya.

Pertama sekali PB menggarap korban pada 17 Agustus 2019 malam sekira pukul 21.00 wib.

Ketika itu NN, 21, istri PB dan mertuanya tidak berada di rumah. Melihat situasi rumah aman, PB merayu korban agar mau berhubungan badan tapi korban menolak.

Pelakor Rinda Marta Ngamuk Divonis Hakim 6 Bulan Penjara

Makan Terlalu Cepat, Seperti Ini Bahayanya pada Kesehatan

Gibran Rakabuming Raka Cari Tahu Mekanisme Pencalonan PDIP

Militer Arab Saudi Kerahkan Angkatan Laut ke Teluk Persia

Aktris Cut Keke: Muka Boleh Muda Tapi Dengkul Sudah Nggak

Namun, PB tak kehabisan akal agar dapat mencicipi tubuh korban yang tidak lain adik ipar. PB pun menyebutkan jika korban menolak maka ibunya akan diperlakukan kasar.

Karena takut, maka korban pun mengikuti kemauan pelaku. Tak tahan menjadi pelampaisan nafsu bejat abang ipar, korban pun melapor ke ibunya dan diteruskan ke Polres Deli Serdang.

PB pun dibekuk Sat Reskrim Polres Deli Serdang dan dijebloskan ke sel tahanan.

Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Raffles Langgak Putra SIk membenarkan PB diamankan. “Tersangka PB dijerat pasal 81 ayat (2), pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” sebut perwira berpangkat tiga balok emas dipundak ini. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...