Najiran Presentasikan Potensi Investasi Kota Makassar di Australia

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SYDNEY –- Hari kelima, kunjungan kerja (Kunker) Pemerintah Kota Makassar ke Australia, khususnya ke Kota Sydney dan Kota Gold Coast, mempresentasikan potensi investasi di Kota Makassar, Investment and Business Policies and Opportunity in the Indonesia Region, dalam kegiatan Indonesia-Australia Business Summit 2019 di Hotel Continental Sydney Australia, Kamis (19/9/2019).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan pemerintah Kota Makassar, di antaranya Asisten II Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Sosial Sittiara Kinang, Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kemendagri Nelson Simanjuntak, Ketua Dekranasda Kota Makassar Murni Djamaluddin, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Wahyuli Malik Bukti, Kepala Sub Bagian Kerja Sama Investasi Erwin Kesuma), Kepala Sub Bagian Kerja Sama Antarlembaga Najiran Syamsuddin.

Seharusnya, presentasi terkait potensi investasi di Kota Makassar ini dilakukan Penjabat Wali Kota Makassar, Dr Iqbal Samad Suhaeb, namun dikarenakan kepentingan yang mendesak terkait kondisi TPA Tamangapa yang membutuhkan fast response dari dia, maka Iqbal mendelegasikan presentasi tersebut kepada Bapak Najiran Syamsuddin, dari Bagian Perekonomian dan Kerja Sama Kota Makassar.

Pada kesempatan tersebut, Najiran Syamsuddin dalam presentasi tersebut membahas potensi investasi di Kota Makassar, untuk bidang lingkungan meliputi; Pengolahan Limbah di Makassar; Pengembangan sistem pengelolaan pencemaran tanah, air, udara; Perbaikan sarana Landfill di Makassar.

Sedangkan untuk Bidang Pariwisata meliputi; Pengembangan sistem pariwisata terpadu, dan Pengelolaan kawasan wisata serta promosi pariwisata (kawasan wisata kepulauan).

Menurut Najiran, dengan output yang diharapkan dari presentasi ini, mengembangkan wisata kepulauan di Kota Makassar dengan potensi pulau pulau yang masih belum di explore dengan baik dan maksimal.

Selain itu, sebut Najiran, memberikan kesempatan kepada pemerintah Australia melalui BUMN atau Investor Pemerintah Australia untuk bekerjasama dengan pemerintah Kota Makassar dalam mengembangkan wisata bahari di Makassar yang terhubung dengan Australia. “Sangat diharapkan adanya direct flight dari Austraia ke Makassar untuk mendukung project pariwisata,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ini, dilakukan One on One Meetings and Business Matching antara masing masing calon investor dengan pemerintah Kota Makassar dan pemerintah Indonesia. Kegiatan ini merupakan rangkaian akhir dari kunjungan kerja Pemerintah Kota Makassar ke Australia selama 5 hari. Didahului dengan penandatanganan Kerja Sama Sister City antara Makassar dan Gold Coast, dan dilanjutkan dengan pertemuan Indonesia-Australia Business Summit 2019. (lis)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...