Pelakor Rinda Marta Ngamuk Divonis Hakim 6 Bulan Penjara

Kamis, 19 September 2019 08:04

FAJAR.CO.ID, MOJOKERTO– Pelakor Rinda Marta warga Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto dengan hukuman penjara selama 6 bulan, Rabu (18/9).Pasca mendengar putusan hakim, perempuan berambut merah ini mengamuk di dalam tahanan pengadilan. Putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Agus Walujo Tjahjono tersebut menegaskan, Rinda dinyatakan terbukti melanggar pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. ’’Menghukum terdakwa dengan pidana kurungan penjara selama enam bulan,’’ katanya.Putusan hakim PN Mojokerto ini lebih ringan dari tuntutan JPU. Pekan lalu, JPU Ahmad Ardiansyah menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 8 bulan. Pelakor Rinda Marta dinilai terbukti bersalah karena telah mendistribusikan data berupa video dan gambar yang bermuatan melanggar kesusilaan.Pasca mendengar putusan hakim ini, perempuan 26 tahun ini langsung digiring ke tahanan PN Mojokerto. Dengan muka terus menunduk, Rinda nampak menyimpan kesedihan yang sangat dalam.Di ruang tahanan wanita inilah, emosi Pelakor Rinda Marta mulai meluap. Ia berulangkali menggebrak pintu tahanan dengan sangat keras. Ia terus mengamuk meski telah ditenangkan oleh sejumlah petugas keamanan. Amukan yang terus dilontarkan tak sekadar putusan yang dijatuhkan hakim. Namun, ia mencurigai seorang perempuan yang berada di luar tahanan diam-diam memotret dirinya.Rupanya, ia melihat Is, 42, yang tak lain adalah perempuan asal Jombang yang melaporkannya ke Mapolresta Mojokerto. ’’Saya tahu aturan. Saya tidak pernah mengambil foto yang bersangkutan di dalam tahanan,’’ ujar Is.

Bagikan berita ini:
4
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar