Larang Murid Pakai Alas Kaki di Kelas, Ini Reaksi Bupati Tator

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKALE — Sejumlah sekolah khususnya SD di Tana Toraja ditengarai larang murid pakai alas kaki masuk kelas. Alasannya soal kebersihan, namun hal itu justru bisa jadi bibit penyakit . Bupati Tana Toraja Nico Biringkanae minta agar hal tersebut dicarikan solusi.

Nico menemukan sejumlah pelajar salah satu SD di Sanda Bilik, Makale Selatan, Rabu, 18 September. Mereka sedang belajar tanpa alas kaki di kelas karena guru larang murid pakai alas kaki. Itu menurutnya bisa jadi sumber penyakit.

Karena itu, bupati minta agar pihak sekolah memikirkannya, Nico berupaya untuk membantu sandal bagi siswa di kelas.

Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan pengawas TK, SD, dan SMP se-Tana Toraja di ruang Paroki Makale, Kamis, 19 September. Ia juga minta agar laporan pengawasan dilakukan sesuai kondisi yang sebenarnnya.

Lampu Pelita Meledak, Ibu dan Anaknya Terbakar, Ini Kondisinya

Realme 5 dan Realme 5 Pro Sasar Pasar Anak Muda

Indosat Ooredoo Majukan Milenial di Bidang Digital Talent

KKB Aceh Kontak Tembak Polisi, 3 Tewas dan Wan Neraka Kritis

Toraja Highland Choir Festival Ditetapkan Jadi Iven Tahunan

“Kita pasti butuh kualitas, tetapi juga penting laporan atau temuan serta kendala, keberadaan siswa perlu perhatian jangan asal kejar prestasi atau mutu, ” ujar Nico.

Kadis Pendidikan Anton Toding mengatakan, pertemuan tersebut tak hanya sekadar menyampaikan laporan tetapi juga soal pengawasan .

Kinerja 531 guru SD dan 177 guru SMP dari tenaga kontrak daerah jadi sasaran pengawasan. Pun sistem manajemen pendidikan serta penggunaan dana BOS jadi perhatian 38 orang pengawas mulai TK SD dan SMP .

“Inilah gunanya pertemuan ini, kita secara bersama-sama mencari jalan keluar serta alternatif masalah hasil pengawasan, termasuk akan menyikapi hal-hal yang dianggap penting untuk mengurus kegiatan pendidikan,” jelas Anton, Jumat, 20 September. (Frederich Suselisu)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar