Latih Ketahanan Prajurit, Marinir Berenang 8 Kilometer di Danau Toba

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,SUMUT–Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Belawan, Sumatera Utara menggelar try-out bagi anggotanya untuk berenang dan mendayung di Danau Toba, Jumat (20/9). Mengambil titik start di Pelabuhan Feri Tigaras, Kabupaten Simalungun, puluhan anggota pasukan elite TNI AL itu berenang dan mendayung hingga Pelabuhan Simanindo di Pulau Samosir.

Pelepasan peserta try-out renang dan dayung marinir itu dilakukan oleh Komandan Yonmarhanlan I Letkol (Mar) James Munthe, Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Lantamal I Belawan Letkol (Mar) Felix Pakpahan, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut Baharuddin Siagian. Ada juga pemuka masyarakat dan Kepala Desa Tigaras Mika Jaya Sitio yang ikut melepas peserta try-out renang dan dayung di danau kaldera terbesar di dunia itu.

James Munthe dalam sambutannya mengatakan, ada dua sasaran dalam kegiatan itu. Yang pertama adalah untuk melatih anggota Korps Marinir.

“Kegiatan ini digelar dengan harapan bisa meningkatkan ketahanan fisik prajurit,” ujar James Munthe sebagaimana siaran pers ke media.

Adapun sasaran kedua dalam kegiatan itu adalah memulihkan aktivitas turisme di Danau Toba yang merosot pasca-tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun pada 16 Juni 2018. ”Menggalakkan kembali pariwisata di kawasan Danau Toba, khususnya di alur pelayaran kapal dari Tigaras ke Simanindo, pasca-tenggelamnya KM Sinar Bangun,” ucapnya.

Munthe menjelaskan, jarak antara Pelabuhan Feri Tigaras di Simalungun hingga Pelabuhan Simanindo di Kabupaten Samosir mencapai 8 kilometer dan melewati salah satu titik terdalam di Danau Toba. Meski demikian, puluhan anggota Yonmarhanlan I Belawan yang berenang dan mendayung sudah membuktikan rute itu aman.

Tim dayung Yonmarhanlan I Belawan mencapai garis finis di Pulau Samosir dengan catatan waktu 1 jam 5 menit. Adapun tim renang tim renang mencapai titik akhir dalam waktu 2 jam 20 menit.

“Danau Toba aman bagi wisatawan yang hendak menyeberang dalam menikmati masa liburan asalkan tetap mengikut aturan yang ada dan menjaga kearifan lokal,” katanya.  (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...