Rektor UNM Minta Human Capital Sulbar Jadi Perhatian

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Memasuki usia 15 tahun pada 22 September besok, human capital atau sumber daya masyarakat perlu menjadi perhatian Pemprov Sulbar. Itu untuk meningkatkan segala aspek mulai perekonomian, pendidikan, kesehatan maupun taraf hidup masyarakatnya.

Hal itu disampaikan Rektor UNM, Prof Dr Husain Syam, dalam dialog lintas generasi dalam rangka hari jadi Sulbar ke-15 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu, 21 September 2019.

“Human capital adalah hal yang dasar. Bagi politisi kadang ini dikesampingkan karena tidak kelihatan. Namun dampaknya baru akan kelihatan 10-15 tahun mendatang,” kata Husain Syam.

Dia mencontohkan Malaysia pada kurun belasan tahun lalu yang memporsir anggaran negaranya hingga di atas 60 persen, untuk peningkatan kualitas SDM masyarakatnya. Maka disekolahkanlah warganya hingga ke berbagai negara dan merekrut guru dari luar negeri termasuk dari Indonesia.

“Dan terlihat hasilnya 15 tahun kemudian. Human capital masyarakatnya meningkat pesat, “kata Husain.

Mantan Dekan FT UNM ini menginginkan adanya kebijakan pemerintahan di Sulbar, dan daerah lain yang meniru cara tersebut.

Yakni menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam kebijakan anggaran. Tanpa mementingkan risiko apakah terpilih kembali dalam periode berikut atau tidak.

“Yang penting ada alat ukurnya. Untuk menghadirkan anggaran pendidikan dan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat,” bebernya. Dia juga menyampaikan rasa miris lantaran dalam program beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) yang diperuntukkan bagi lulusan sekolah menengah atas dari kategori daerah tertinggal, terluar dan terdepan secara geografis, masih ada dari sekolah menengah dari Polman, Sulbar.

Harapannya mahasiswa Sulbar bisa mengenyam pendidikan tinggi juga karena kondisi daerah yang sudah makin sejahtera dari tahun ketahun. Di hadapan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, mantan rektor Unhas Prof Basri Hasanuddin, anggota DPD RI Asri Anas dan sejumlah tokoh serta pejuang pembentukan Sulbar, Husain memohon maaf lantaran menyampaikan data secara lugas sebagai bahan masukan bersama untuk lebih memajukan Sulbar ke depannya. (Nasrun Nur)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar