Realisasi Pajak PBB-P2 di Makassar Meningkat Rp2 Miliar

0 Komentar

Pantai Losari tampak dari udara

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Realisasi pajak bumi dan bangunan pedesaan perkotaan (PBB-P2) di Makassar, hingga awal September tahun ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan R Adnan menyampaikan total realisasi pajak bumi dan bangunan pedesaan perkotaan (PBB-P2) hingga 13 September mencapai Rp81 miliar dari target Rp215 miliar sepanjang tahun 2019 ini.

Jika melihat perolehan yang sama pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp78 miliar, maka kinerja realisasi pajak mengalami peningkatan hingga Rp2 miliar.

”Tentu peningkatan capaian merupakan hasil kinerja dari para tim yang terus bekerja dan para wajib pajak juga semakin sadar tanggung jawa mereka,” kata Irwan.

Dia menambahkan, beberapa langkah yang dilakukan untuk optimalisasi pajak sejauh ini antara lain dengan sosialisasi yang massif, pengawasan yang diperketat dan juga hingga penindakan.

“Imbaun yang dilakukan baik dalam bentuk visual hingga personal agar kita bisa sama-sama membangun daerah melalui pajak yang kita bayar,” tegasnya.

Sekretaris Bapenda Kota Makassar, Suwikyo meminta agar masyarakat bisa tepat waktu untuk melakukan pembayaran, pasalnya tenggat waktu pembayaran PBB yakni hingga 30 September.

Jika melewati tanggal tersebut akan ada denda administrasi 2% setiap bulannya. “Sebenarnya sudah tidak ada alasan lambat bayar pajak termasuk PBB. Sebab selain bisa di setor ke kantor Bapenda, juga bisa dikirim melalui ATM dan mobile banking Bank Sulselbar,” tuturnya. (ade/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...