Jembatan Gantung Rp1 Miliar Bahayakan Pejalan Kaki, Rusak

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Jembatan gantung di Lingkungan Data, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros dikeluhkan warga.

Pasalnya bagian tengah lantai jembatan yang terbuat dari besi pelat itu rusak dan membahayakan warga yang melintas.

Tak hanya membahayakan pengendara sepeda motor, namun dengan kondisi rusak itu, jembatan yang menghubungkan Kelurahan Pallantikang dengan Kelurahan Baju Bodoa ini juga membahayakan para pejalan kaki yang melintas.

Ironisnya, jembatan besi itu dibangun baru setahun lalu dengan anggaran Rp1 miliar oleh Pemkab Maros.

Seorang warga, Jumiati mengatakan awalnya kerusakannya hanya kecil, tapi lama kelamaan membesar hingga saat ini membentuk lubang yang menganga.

Sehingga kata dia, hal ini sangat membahayakan pengendara dan warga yang melintas. Mereka pun harus ekstra hati-hati, sebab jika tidak mereka bisa jatuh ke sungai.

Belum lagi kata dia, saat melintas malam hari, kondisinya gelap. “Lama-lama ini kalau tidak diperbaiki bisa makin besar dan tidak bisa lagi dilewati pakai kendaraan. Bahaya sekali kalau ada yang jatuh, apa lagi kalau malam kan gelap di sini,” akunya.

Jembatan gantung ini menjadi akses terdekat yang menghubungkan Lingkungan Data, Pallantikang menuju Kelurahan Baju Bodoa dan kantor Camat.

Sehingga sehari-harinya, jembatan ini juga digunakan merupakan jalan alternatif bagi para pelajar yang bersekolah di Kelurahan Baju Bodoa.

Aceh Merdeka Muncul Lagi, Bikin Video Maklumat 18 Muharram

Ayu Ting Ting: Mudah-mudahan Nggak Akan Terjadi Lagi

Kulit Wajah Cerah, Lakukan 5 Tips Berikut Ini

Tim Transisi KPK Identifikasi Pemangkasan Kewenangan KPK

RUU Sertifikasi Halal Bakal Hambat UMKM, MUI Ikut Khawatir

“Kalau dulu memang kita pakai perahu kalau mau menyeberang. Jembatan gantung itu penghubung paling dekat ke Baju Bodoa sama kantor Camat. Kalau mau putar jauh, karena harus ke jalan besar dan lewat jalur kota Maros dulu. Perbandingannya sekitar 20 kilometer lah,” jelasnya.

Olehnya itu dia berharap agar jembatan gantung besi ini bisa segera dibenahi sebelum ada korban.

“Kami sangat berharap jembatan gantung ini bisa segera dibenahi. Supaya kita tidak khawatir kalau lewat dan sebelum ada korban yang jatuh baru diperbaiki,” imbuhnya.

Terpisah, Camat Maros Baru, Andi Zulkifli Riswan Akbar mengatakan pihaknya telah mengadukan hal ini ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Maros.

“Sudah kami laporkan ke Dinas PUPR melalui Kabid Bina Marga. Kita juga sudah ketemu kemarin dengan pihak PUPR dan rencananya jembatan ini akan ditutup sementara sambil perbaikan jembatan,” ungkapnya. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar