Kades Turucinnae Keruk Tiga Sungai, Kadis Mengaku Tidak Tahu Ada Izinnya

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE -- Kepala Desa Turucinnae, Nurdin mengelola tambang galian C di tiga lokasi. Ironisnya, Kepala Dinas Perindustrian, Khalil AM Syihab tidak mengetahui persis yang mana ada izinnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Nurdin mengelola tambang di sungai Uttange yang berlokasi di perbatasan Bone Soppeng, kemudian di Tompo Baruttung, Desa Padealo, dan Desa Mattampa Bulu.

Soal perizinan ketiga lokasi tambang itu masih diragukan. Sebab untuk di Sungai Uttange ada salah seorang warga yang menolak keras aktivitas itu. Andi Nursan namanya. Namun, perlawanannya kalah oleh sang kepala desa. Makanya sungai disitu telah dikeruk.

Sementara di Desa Padaelo yang diklaimnya memiliki izin juga ada sebagian warga yang mengeluhkan itu. Tetapi mereka takut. Di Desa Mattampa Bulu kepala desa mendapatkan perlawanan dari warga.

Kepala Dinas Perindustrian, Khalil AM Syihab yang dikonfirmasi soal izin kepala desa dalam mengelila tambang di tiga lokasi itu juga tidak mengetahui persis. Padahal waktu dilakukan mediasi dengan warga Mattampa Bulu dia menyebutkan semua ada izinnya. "Saya baru mau cek kronologis perizinannya," singkat Khalil Minggu, 22 September.

Sementara Kepala Desa Turucinnae, Nurdin mengaku sudah memiliki izin pertambangan di semua lokasi. Sebab, jika tidak ada maka tidak dilakukan pertambangan. "Seandainya tidak keluar izinnya mungkin bisa saja tidak dilakukan," akunya.

Nurdin juga mengaku izinnya keluar tanpa pertsetujuan dari masyarakat. Tetapi izin dari pemerintah provinsi Sulsel sudah diterbitkan. Makanya dia berani untuk melakukan aktivitas.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...