Petani Tambak di Wajo Kesulitan Cari Pupuk

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Petani tambak di Desa Manyili, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo tidak mendapat perhatian dari pemerintah. Mereka sudah lama kesulitan mencari pupuk bersubsidi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Hamsa Mawar. Bahkan, sulitnya mencari pupuk subsidi untuk tambak ikan dan udangnya sudah berlangsung lama. Itu sejak pada tahun 2006 silam.

“Mulai dari saya bantu kelola empangnya orang tua, sebelum periode Bupati Wajo Amran Mahmud. Tidak pernah dibantu pupuk subsidi petambak di sini,” ujarnya, Minggu, 22 September.

Kini, ia terpaksa mencari pupuk kepada petani padi yang memiliki pupuk lebih dengan belas kasih. Langkah tersebut dilakukan diakuinya melanggar aturan, namun sulitnya mencari pupuk memaksa melakukan itu semua.

“Ada ji pupuk didapat hasil mengumpul atau meminta di petani padi. Meski harus melanggar aturan tapi maumi diapa terpaksa, karena tidak ada pupuk subsidi disediakan untuk petani tambak,” keluhnya.

Anak Raja Mamuju Ancam Tutup Jalan Arteri

Soft Opening Gedung Baru RSIA Ananda Makassar

Jalan Kaki Santai Jelang Sidang Majelis Umum PBB

Kerusuhan Wamena, Ruko Dibakar, Kantor Pemerintah Dirusak

Pangkoopsau II Donny Ermawan Silaturahmi Gubernur Nurdin Abdullah

Ia pun berharap pemerintahan sekarang dapat mencarikan solusi dari permasalahan para petani tambak di Wajo. Supaya ke depannya tidak ada pelanggaran terjadi.

“Kalau bisa adakan pupuk untuk kami, meskipun subsidinya berbeda dengan petani sawah. Tidak usah melarang kami kalau ada petani siap membantu memberikan pupuknya karena sawahnya kekeringan,” tandasnya.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Wajo Amran mengaku, penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani tambak hingga saat ini belum memiliki regulasi.

“Kami lagi mengajukan ke PT Pupuk Kaltim wilayah Sulsel untuk mendapatkan penambahan pupuk subsidi untuk petambak. Karena petani tambak juga petani, sama petani padi,” paparnya.

Ia pun berjanji, menyelesaikan permasalah pupuk bersubsidi bagi petani tambak tersebut. Sebab hal itu sudah dalam program kerjanya dalam waktu lima tahun mendatang. (man)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...