Imbas Penunjukan Ketua DPRD, Aras Tammauni Tinggalkan Demokrat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU –Bupati Mamuju Tengah yang juga mantan Ketua Demokrat Sulbar selama dua periode, Aras Tammauni mengambil sikap tegas. Ia menyatakan mundur sebagai kader Partai Demokrat.

Keputusan Aras diambil diduga sekaitan putusan Demokrat Sulbar yang menunjuk Suraedah Suhardi, putri Suhardi Duka yang juga Ketua Demokrat Sulbar, sebagai Ketua DPRD Sulbar.

Sementara putri Aras Tammauni, Amalia Aras yang saat ini masih menjabat Ketua DPRD hingga pelantikan periode 2019-2024, Kamis 26 lusa, hanya sebagai anggota biasa.

“Keputusan mundur ini saya buat kemarin, Senin jam 12 siang. Itu waktu kelahiran saya. Hari ini baru diantarkan ke DPD, ” kata Aras Tammauni yng saat ini menjabat Dewan Penasihat Demokrat Sulbar, Selasa, 24 September.

Dilantik Legislator Sulsel, Sarwindye Janji Tak Mengecewakan

Mahasiswa Pangkep Demo Seorang Diri di Gedung DPRD

KD Senang Jika Aurel dan Azriel Tinggal Bersamanya

Nia Ramadhani: Orang Kan Lihatnya yang Enaknya Aja

Petani Demo Depan Istana, Robek Simbol Sertifikat Tanah

Aras sendiri mengaku heran dengan penunjukan Ketua DPRD Sulbar tersebut yang dinilai menyalahi juklak partai.

Sebab sepengetahuannya, sebelum pemilihan sudah ada komitmen siapapun peraih suara terbanyak, maka dialah yang menjadi unsur pimpinan. Dia merujuk suara putrinya dalam pemilu 2019 lalu adalah terbanyak yakni 22.622 suara.

Sementara suara Suraedah hanya 9.820 suara. Kalaupun bukan Amalia, Aras menyatakan lebih realistis menunjuk Kalma Katta yang juga mantan Bupati Majene dengan perolehan suara berkisar 10.000-an sebagai Ketua DPRD Sulbar. (Nasrun Nur)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...