Ketua DPRD Se-Tanah Papua Tuntut 8 Hal ke Jokowi, Ini Isinya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPRD Maybrat Ferdinando Solossa, buka-bukaan soal surat Ketua DPRD Se-Tanah Papua untuk Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang dititipkan melalui Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, dalam pertemuan pada Selasa (24/9).

Ferdinando tergabung dalam 48 Ketua DPRD Se-Tanah Papua (Papua dan Papua Barat), yang diajak Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menemui Moeldoko, di Kantor KSP, Kompleks Sekretariat Negara, Jakarta.

Saat pertemuan Ketua DPRD Se-Tanah Papua dengan Moeldoko, Ferdinando sempat membacakan poin pertama yang menjadi aspirasi masyarakat Papua dan Papua Barat tersebut, yakni meminta pemerintahan Presiden Jokowi berdialog dengan tokoh The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

"Kami minta pemerintah membuka dialog dengan tokoh Papua, khususnya yang dipandang memiliki ideologi yang konfrontatif atau berseberangan seperti ULWMP, dan KNPB," kata Ferdinando.

Sekadar catatan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya pernah menuding kedua organisasi tersebut sebagai dalang di balik kerusuhan di Papua dan Papua Barat pascakejadian rasisme yang dialami mahasiswa asal Bumi Cenderawasih, di Surabaya. (jpnn)

Front Pembela Islam Dukung Demo Mahasiswa di Senayan

Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Massa Berhamburan

Gubernur dan Wagub Kompak Hadiri Pelantikan 83 Anggota DPRD Sulsel

Mahasiswa Kepung Senayan, Bobol Kawat Berduri, Pagar Roboh

Kepung DPRD Sulsel, Massa Mahasiswa Terus Berdatangan

Berikut isi surat lengkap para wakil rakyat Papua dan Papua Barat untuk Presiden Jokowi:

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...