Krisis Air Bersih, Warga Mangilu Terpaksa Cari Air di Hutan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PANGKEP– Krisis air bersih yang melanda warga Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro, memaksa warganya untuk mencari sumber air baru, agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Salah seorang warga Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro, Firman menyampaikan bahwa, masyarakat sekitar terpaksa menggali tanah yang ada dalam hutan, untuk memperoleh sumber air baru.

Sebab, selama memasuki musim kemarau ini, masyarakat yang tinggal di Kampung Mangilu Dalam yang berbatasan dengan Kecamatan Tondong Tallasa ini sangat menderita akan sulitnya air diperoleh.

Tidak ada pilihan lain, yang dapat dilakukan warga sekitar selain mencari sumber air baru. Mereka ingin membeli air namun tidak ada juga penjual air yang bisa sampai ke kampunga yang berjarak puluhan kilometer dari Ibu Kota Pangkep itu.

Ia menceritakan, warga sekitar krisis air bersih sejak dua bulan terkahir. Namun, saat ini sudah mencapai puncaknya. Air sangat sulit, bahkan penampungan air milik warga juga sudah mengering.

“Sudah dua bulan kita menderita sekali karena air, namun sekarang ini betul-betul dirasakan kekurangan air. Tidak ada sema sekali, kering,” pungkasnya.

Bayi Lahir Empat Kaki Empat Tangan, Kondisinya Seperti Ini

Edit Berita di FAJAR, Gubernur NA Hanya Butuh Empat Menit

Arifin Siregar Mantan Gubernur BI Wafat di Usia 85 Tahun

Billy Syahputra: Mau Selesaikan Ayo, Kalau Enggak Ya Sudah

Ahmad Dhani: Hasil Kotak Suara Rakyat yang Asli Jadi Polemik

Akibat krisis air bersih itu, ia bersama-sama warga sekitar menggali sumber air baru yang ada di dalam kawasan hutan, berharap air tersebut dapat mengalir hingga ke pemukiman warga yang berjarak 400 meter, walaupun menggunakan peralatan seadanya, setelah menggali, warga pun menemukan air walaupun warnanya masih kecokelatan, namun warga sekitar tetap menggunakan air itu untuk kebutuhan sehari-hari.

“Ini menggunakan peralatan seadanya, hanya menggunakan bambu saja dan ada beberapa pipa swadaya masyarakat untuk sampai ke penampungan air warga di kampung,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, warga Kampung Mangilu juga mengaku tidak pernah mendapat bantuan air bersih dari pemerintah. “Bantuan air itu tidak pernah, mungkin kendalanya juga karena akses yang sulit dan jauh. Kondisi jalan juga yang sulit sehingga jauh dari perhatian pemerintah, padahal di sini ada puluhan kepala keluarga juga yang tinggal,” imbuh Firman. (fit)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...