Tahapan Pilkada 2020 Resmi Dimulai, Ini Kata Arief Budiman


Sementara itu, anggota Bawaslu Rahmat Bagja berharap pergelaran Pilkada Serentak 2020 berjalan lancar dan aman. Menurutnya, perlu menambah pengetahuan jajaran divisi penyelesaian sengketa lewat pembekalan dalam bimbingan teknis (bimtek). Termasuk pelatihan bersama dengan divisi penindakan dan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sehingga lebih selaras.“Putusan-putusan Bawaslu dalam penyelesaian sengketa harus lebih baik, juga saat dibaca oleh hakim TUN. Harus dapat memperbaiki putusan yang dirasa kurang. Baik menyiapkan putusan, menyiapkan alur penyelesaian sengketa dan lain sebagainya, ” kata Rahmat.

Demo Berujung Rusuh di Papua, Total 21 Warga TewasUnjuk Rasa Mahasiswa Lebih Besar Hari Ini di SenayanSemenit HarmalDukungan ke Mantan Legislator Ini Terus MengalirPromosi Doktor Akbar Faizal akan Dihadiri Banyak Tokoh

Diharapkan terjadinya kolaborasi antara Hakim TUN dan Bawaslu khususnya dalam divisi penyelesaian sengketa untuk menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan penyelesaian sengketa. Salah satu hal yang perlu dipelajari, lanjutnya, penulisan ‘legal opinion’.Bagja mengungkapkan, salah satu pembentuk legal opinion adalah penyelidikan atas hukum, biasanya dibuat dengan memperhatikan kelengkapan dan melakukan penyelidikan terlebih dahulu.Dia mencontohkan PNS yang dipecat oleh atasannya, maka PNS tersebut akan menggugat SK (surat keputusan) pemecatan tersebut ke PTUN menurut hukum administrasi.“Jadi putusan Bawaslu kabupaten/kota memiliki kewenangan yang sama dengan hakim PTUN. Harus menulis putusan dengan baik dan hati-hati. Dalam menulis putusan harus membaca alat bukti yang paling utama. Jangan sampai terlewat satu alat bukti pun,” tandasnya. (fin)

Komentar

Loading...