Unjuk Rasa Mahasiswa Lebih Besar Hari Ini di Senayan

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Massa unjuk rasa mahasiswa di depan Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, berjanji akan menggelar demo lebih besar lagi pada Selasa (24/9).

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Manik Marganamahendra, usai bertemu dengan sejumlah Anggota DPR RI di dalam Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin malam, mengatakan massa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi akan menggelar aksi lebih besar lagi.

“Kami menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR RI. Besok (hari ini) kami akan mendatangkan massa jauh lebih besar lagi. Kami perkirakan jumlahnya bisa mencapai belasan ribu,” kata Manik.

Menurut Manik, jumlah yang akan mencapai belasan ribu tersebut, karena massa mahasiswa dan serta massa aliansi petani, karena terkait dengan Hari Tani.

“Mahasiswa akan mengosongkan kelas dan memindahkan perkuliahan dengan aksi di depan Gedung DPR,” katanya.

Manik mengatakan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa, diterima oleh Anggota DPR RI di Ruang Badan Legislasi (Baleg) dan menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR RI.

Pasalnya, pada Kamis pekan lalu mahasiswa telah membuat kesepakatan dengan Sekjen DPR RI, Indra Iskandar tetapi anggota DPR RI mengatakan tidak tahu adanya kesepakatan tersebut.

Manik menilai, tuntutan mahasiswa yang telah disampaikan kepada Sekjen DPR RI, tidak disampaikan kepada Anggota DPR RI.

“Kami menganggap DPR RI tidak mendengar tuntutan kami, sehingga kami menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR RI,” katanya.

Semenit Harmal

Dukungan ke Mantan Legislator Ini Terus Mengalir

Promosi Doktor Akbar Faizal akan Dihadiri Banyak Tokoh

Jenazah Advokat Senior Itu Disemayamkan di Masjid Cheng Hoo

Advokat Senior Sulsel Tutup Usia

Massa demo mahasiswa di DPR ini menolak revisi UU KPK yang telah disahkan parlemen pekan lalu.

Sementara, Mahasiswa Progresif Anti Korupsi (MAPAK) menggelar aksi damai di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (23/9), dengan membawa salah satu isu yakni soal revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK.

“Kami mengapresiasi DPR yang telah mengesahkan UU KPK agar lebih kuat dalam penegakan korupsi,” kata koordinator aksi MAPAK Ahmad Faiz ditemui di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (23/9).

Selain itu, MAPAK pun berbicara tentang pimpinan KPK dalam aksi yang diikuti puluhan peserta. MAPAK meminta dipercepatnya proses pelantikan Ketua KPK periode 2019-2024 Irjen Firli Bahuri. “Kami mendukung pimpinan KPK yang terpilih ini,” lanjut Faiz.

Kemudian, terang Faiz, MAPAK meminta dibubarkannya Wadah Pegawai KPK. Sebab, menurut mereka WP KPK memiliki agenda politik tersendiri yang membuat upaya pemberantasan korupsi terhambat. “Bubarkan WP yang penuh kepentingan. Keluar, keluarkan Agus Rahardjo sekarang juga,” kata dia. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...