Bunga 11 Tahun Dicabuli Ayah Tiri di Hotel, Ibu Ikut Saksikan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Seorang pria berinisial A yang diduga telah mencabuli anak tirinya Bunga (samaran) 11 tahun, di sebuah hotel daerah tersebut diamankan jajaran Polsek Samarinda Seberang.

Parahnya, aksi pencabulan berulang kali itu disaksikan dan dibantu ibu kandung korban.

Kepala Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo mengatakan polisi juga telah mengamankan ibu kandung Bunga 11 tahun inisial R.

Kasus ini terbongkar setelah sang anak saat diantar ayah tiri menuju sekolah nekat meloncat dari motor. Korban lalu berlari ke arah sekolah serta menceritakan kejadian yang dia alami kepada gurunya.

“Terungkapnya kasus pencabulan ini, ketika korban sebut saja Bunga 11 tahun (bukan nama sebenarnya, red) meloncat dari kendaraan yang ditumpanginya. Dia dibonceng ayah tirinya dan ternyata tidak berhenti di depan sekolahnya. Namun, ke arah lain. Di situlah, Bunga lompat dan lari ke sekolah lalu cerita kepada guru bahwa alami pencabulan,” kata Suko, Senin (23/9/2019).

Suko mengatakan pengakuan korban ini lalu dilaporkan gurunya ke Polsek Loa Janan. Karena, tempat kejadian perkara berada di Samarinda Seberang, maka kasus ini dilimpahkan ke Polsek wilayah tersebut.

Demo Mahasiswa Berujung Kericuhan, Enam Anak Hilang

Sertifikasi Halal Beratkan UMKM

KPK Khawatir SP3 Jadi Bahan Tawar-menawar Koruptor

Oktober You

Demo Mahasiswa Rusuh di Mana-mana

Polisi mendapat laporan ini, lalu menangkap ayah tiri korban inisial A dan istrinya R. Hasil pemeriksaan sementara kepolisian, Bunga 11 tahun dicabuli satu kali di salah satu hotel di Samarinda Seberang dan lima kali di wilayah masih sekitar Samarinda.

“Korban ikut bersama ayah tiri sejak usia 3 tahun sampai sekarang usianya 11 tahun. Ketika, beranjak dewasa, ayah tirinya mengaku mendapat bisikan melakukan hal tak pantas kepada korban,” kata Suko.

Kepada polisi, ibu Bunga 11 tahun mengaku khilaf terlibat aksi pencabulan yang dilakukan suaminya. Dia merasa ketakutan kepada suaminya mengancam sehingga membantu perbuatan bejat suaminya.

“Ibu korban ini juga melihat (aksi pencabulan),” kata Suko.

Kini, polisi menjerat ayah tiri inisial A dengan Pasal 76 huruf D dan ibu korban inisial R pasal 76 huruf I Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment