Wacana Larangan Penggunaan Dana BOS, Pemkab Bakal Anggarkan untuk BOSDA

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros akan menganggarkan gaji honorer pada dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

Hal ini dilakukan jika wacana larangan penggunaan dana BOS untuk digunakan dalam penggajian guru tenaga honorer.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Takdir mengatakan pihaknya belum memperolehbedaran atau petunjuk mengenai hal itu.

Namun jika wacana itu memang akan diterapkan pihaknya akan menganggarkan gaji honor dalam BOSDA.

“Kalau memang seperti itu maka kita akan anggarkan dalam BOSDA sesuai dengan jumlah guru tenaga honorer,” katanya

Untuk di Maros kata dia, jumlah guru tenaga honorer SD dan SMP ada sebanyak 800 orang dengan jumlah honor bervariasi mulai rp300 ribu sampai Rp400 ribu. Sehingga diperkirakan anggaran untuk guru honorer yang akan dianggarkan dalam BOSDA sekitar Rp3,8 miliar.

Diakui Takdir, selama ini BOSDA hanya diperuntukkan mebiayai kegiatan di sekolah yang tak dibiayai oleh dana BOS. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...