Cegah Korupsi, KPK Libatkan Humas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Sebagai salah satu langkah yang dilakukan dalam Strategi Nasional pencegahan korupsi (Stranas PK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai melibatkan berbagai stakeholders. Tidak terkecuali lembaga Hubungan Masyarakat (Humas) ditingkat daerah.

Hal ini terlihat dalam agenda Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemertintah Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas) 2019 di Syailendra Ballroom Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, yang juga diikuti perwakilan Humas Pemkab Mamuju, Kamis siang tadi.

Mantan Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati menyebutkan peran humas sangatlah strategis dalam upaya pencegahan korupsi, pasalnya ialah lembaga yang dapat mengisi kekosongan informasi kepada masyarakat dan pemerintah. “Utamanya menyangkut upaya pencegahan korupsi, mengingat dengan ragam materi tugas dan tanggung jawab KPK, upaya pencegahan korupsi dipandang tidak akan mampu dilakukan sendiri oleh lembaga yang sedang dalam polemik nasional tersebut,” kata Yuyuk.

Terpisah, Koordinator Divisi Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun, mengakui diera kemajuan teknologi informasi saat ini jika ditelaah dengan baik maka akan terlihat fungsi kehumasan yang sangat vital utamanya membangun wajah kelembagaan.

“Kalau Humas mampu menerjemahkan wajah pemerintah dengan baik ke ruang publik, melalui sosial media atau pun media mindstream lainnya, serta ia mampu membangun komunikasi dengan masyarakat secara baik maka itu akan sangat berkontribusi terhadap performa dan kepercayaan publik kepada pemerintah,” tandas Tama. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...