Soal Tambang, Kades Turucinnae Siap Bertanggung Jawab

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Kepala Desa Turucinnae, Andi Nurdin, memiliki izin usaha pertambangan operasi produksi di Desa Padaelo. Dia juga siap bertanggung jawab atas segala aktivitas pertambangannya.

Izin itu sesuai dengan keputusan Gubernur Sulsel dengan nomor: 7/I.03/PTSP/2018 yang ditanda tangani langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulsel, AM Yamin. Izin itu terbit tanggal 4 Januari 2018 untuk batuan jenis sirtu di Sungai Patuka, Desa Padaelo, Kecamatan Lamuru dengan luas 6,48 hektare.

Menurut Andi Nurdin bahwa, izin eksplorasi sudah terbit sejak tahun 2017 dan 2018 menjadi izin usaha pertambangan operasi produksi. Panjang izin itu 2 km lebih. Pengukurannya dua kali dilakukan. Kemudian bermohon, keluar rekomendasi dari Bupati Bone, dilanjutkan di PTSP Provinsi Sulsel. Tinggal rekomendasi dari Balai Besar Pompengan.

“Memang permohonan di Desa Padaelo, tetapi di Pompengan izin itu tidak mengenal antara desa, makanya izin di diterbitkan di provinsi,” katanya, Kamis (26/9/2019).

Kata dia, Balai Besar Pompengan mengukur luas dengan panjang, kalau PTSP tidak turun. Sedangkan jika ada lahan yang rusak akibat pertambangan itu, sudah ada jaminan reklamasi untuk diperbaiki.

“Itu sebelum menambang sudah ada gambarnya di balai. Pompengan meninjau kerusakan itu. Apabila penambang tidak sanggup memperbaiki, maka pompengan berhak mencabut. Tetapi apabila penambang akan memperbaiki, maka tambang dilanjutkan,” ucapnya.

Kades dua periode itu juga sudah menjamin untuk seluruh wilayah yang ditambangnya jika suatu saat rusak. “Kita penambang harus bertanggung jawab. Kita siap memperbaiki segala kerusakan tersebut,” jelasnya. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...