Usai Pelantikan, Anggota DPRD Sulbar Kebut APBD 2020

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Rancangan KUA PPAS Provinsi Sulbar telah dibahas oleh legislator Sulbar periode 2014-2019 sebelum masa jabatan mereka berakhir, beberapa jam yang lalu.

Kali ini, pembahasan APBD 2020 menunggu diselesaikan 45 anggota DPRD Sulbar yang baru dilantik, Kamis, 26 September 2019, siang tadi.

“Memang, ranah kami membahas untuk APBD 2020, bukan anggota dewan yang lama,” kata Anggota DPRD Sulbar, Muh Jayadi, usai pelantikan siang tadi.

Sebelumnya, menyeruak wacana bila legislator lama berusaha merampungkan pembahasan APBD 2020 sebelum masa jabatan mereka berakhir. Namun, hal itu mendapat penolakan dari sebagian besar legislator yang terpilih kembali untuk periode sampai 2024 mendatang.

“Wah, bisa ribut kalau teman-teman yang lama yang mau bahas. Kita sudah koordinasi harus anggota dewan baru,” bebernya.

Hal ini sebelumnya diiyakan anggota DPRD Sulbar lainnya, Hatta Kainang, Sukri Umar, dan Rayu. Sebagai legislator petahana, Rayu menyampaikan tidak elok bila anggota dewan yang akan berakhir masa tugasnya “mengatur” anggaran tahun depan, yang tidak lagi dalam pengawasan mereka lantaran tidak duduk kembali di legislatif.

Sekadar diketahui, dari 45 anggota DPRD Sulbar periode ini, sebanyak 29 di antaranya adalah wajah baru. Di antaranya mantan Bupati Majene Kalma Katta (Nasdem), mantan pejuang pembentukan Sulbar Syahrir Hamdani (Gerindra) dan mantan Ketua DPRD Mamuju Suraidah Suhardi (Demokrat). Selebihnya, 16 orang adalah wajah lama dari berbagai partai politik. (nur)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...