Aktivis Dandhy Laksono Dibebaskan, Status Tersangka Melekat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati, mengungkap bahwa aktivis Dandhy Laksono yang sempat ditangkap Polda Metro Jaya sudah dilepas.

Dandhy ditangkap untuk dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana ujaran kebencian serta melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Menurut Asfinawati, Dandhy sudah dilepas, tetapi status sebagai tersangka tidak dicabut.

"Benar, tetapi sudah dilepas. Meski tetap berstatus tersangka," kata Asfinawati seperti dikutip dari Antara.

Asfinawati ikut mendampingi Dandhy saat diperiksa di Polda.

aktivis Dandhy Laksono ditangkap di kediamannya Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 23.00, Kamis (26/9). Asfinawati mengatakan Dandhy dilepas pada sekitar pukul 03.30 WIB, Jumat.

Asfinawati mengatakan selain Dandhy, terdapat pegiat lain yang ditangkap yaitu Ananda Badudu. Ananda merupakan musisi eks Banda Neira.

Polisi Akui Ambulans PMI dan Pemprov DKI Tak Bawa Batu

Film Habibie & Ainun 3, Putra BJ Habibie Menitikkan Air Mata

Paspor Elektronik RI Peroleh Sertifikat PKD dari ICAO

RUU PSDN Resmi Diundangkan, Sipil Berhak Bela Negara

Ketua Panja RUU PKS Marwan Dasopang: Saya Sudah Lelah

Kabar terbaru itu juga disampaikan politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko dalam cuitannya di Twitter. "Barusan @Dandhy_Laksono sdh diperbolehkan pulang," cuit Budiman dalam akunnya @budimandjatmiko.

Budiman bersama sejumlah aktivis pada Jumat dini hari mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengetahui lebih jelas mengenai masalah yang menjerat aktivis Dandhy Laksono.

Sebelumnya, Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus AT Napitupulu saat dikonfirmasi, mengatakan, Dandhy Laksono ditangkap pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 Wib.

aktivis Dandhy Laksono ditangkap di kediamannya Jalan Sangata 2 Blok I-2 Nomor 16 Jatiwaringin Asri, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...