Pandji Pragiwaksono: Fanatik Kepada Politikus Ya Jangan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID– Komika Pandji Pragiwaksono menyarankan kepada para pendukung Joko Widodo (Jokowi) agar tidak fanatik dalam memberikan dukungan politiknya. Sebab aktor 40 tahun ini menilai, pendukung yang fanatik dalam memberikan dukungannya kepada para politisi, itu akan berdampak buruk bagi perilaku, hingga sulit untuk berfikir rasional.

“Ciri-ciri orang yang fanatik itu cenderung tidak bisa diajak rasional karena emosional, namanya juga fans. Makanya jangan ngefans sama politisi. Fanatik kepada politisi ya jangan. Ngefans ke penyanyi, aktor, penulis, sutradara, stand up comedian mungkin. Suka dan kagumi boleh sama politisi. (Tapi) ngefans itu lho kan fanatik,” ujar Pandji Pragiwaksono dilansir dari chanel Youtubenya, Sabtu (28/9).

Pandji menilai, para pendukung Jokowi nyaris menganggap semua kebijakan Jokowi selalu benar. Mereka tidak peduli kebijakan itu pro rakyat atu tidak. Hingga dari pihak lain yang memberikan kritik atau masukan, mereka anggap itu sebagai serangan terhadap Presiden dua periode itu.

“Memilih seseorang tidak membuat lo buta terhadap kesalahan-kesalahan dia. Ini ditujukan spesifik terhadap pendukung-pendukung pak Jokowi yang ngelihat orang mengkritik Jokowi sebagai serangan. Yang di benak lo apa, orang ini selalu benar? tidak mungkin, makanya kalau salah kita kritik, kalau benar kita puji,” ujar Pandji Pragiwaksono.

Murid SD Akar Panrita Mamminasata Raih Juara Umum di ISC

Festival Salo Karajae Parepare Pikat Ribuan Pengunjung

Kendalikan Sampah Plastik di Pambusuang, Workshop Ekobrik Libatkan Warga

Wabup Sinjai Hadiri Pelantikan Kwarda Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan

Ibu Muda YN Bunuh Anak di Kamar Mandi, Ini Pemicunya

Pandji Pragiwaksono melanjutkan, sebagai pemilih yang rasional, tugas selanjutnya setelah memilih adalah mengawasi, membantu atau mengkritik pemerintah jika kebijakannya tidak pro rakyat. “Ketika orang yang kita pilih telah menjabat, kita terlibat, kita membantu dia kalau dibutuhkan, dan kita kritik dia, kritik ini bentuk keterlibatan kita,” ungkap Pandji.

Pandji Pragiwaksono termasuk pendukung dan memilih Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019. Selain memilih Jokowi, Pandji juga termasuk pendukung Anies Baswedan pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu. Namun begitu, dia mengklaim, telah terlibat banyak dalam hal membantu kebijakan-kebijakan pemerintah. Baik pemerintah yang dia dukung dalam pemilu, maupun yang tidak dia dukung.

“Jangankan Jokowi, SBY yang gue kritik aja, gue bantu kementeriannya. Nyaris semua kementerian itu gue bantu, ketika dirasa dibutuhkan, banyak banget di semua periode. Bahkan ketika di Pilkada (Jakarta), ketika gue di posisi mas Anies, gue tetap bantu pak BTP (Basuki Tjahaja Purnama), kegiatan pak BTP itu beberapa gue bantu. Kenapa? karena jika seseorang menjabat, maka dia butuh rakyatnya. Ketika dia butuh ditegur oleh rakyatnya, ya dia (harus) ditegur,” pungkas Pandji Pragiwaksono. (fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...