103 Ekor Kucing dan Anjing Ikut Pemeriksaan Kesehatan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS– Sebanyak 103 ekor kucing dan anjing mendapat pelayanan kesehatan hewan dari UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Minggu, 29 September di Hutan Kota Maros.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan rabies merupakan rangkain peringatan hari rabies sedunia atau World Rabies Day, bekerja sama antar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros dengan Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros dan Dinas Kesehatan Maros.

Dalam kegiatan ini, sejumlah hewan peliharaan diberi vaksinasi rabies, vitamin, dan obat antibiotik.

Kepala UPTD Puskeswan Kabupaten Maros, Ujistiany Abidin mengatakan, pelayanan kesehatan yang diberikan ini merupakan rangkain peringatan hari rabies sedunia atau World Rabies Day.

“Juga sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit rabies,” katanya.

Dia mengatakan dalam kegiatan pelayanan kesehatan ini ada sekitar 103 ekor hewan peliharaan warga Maros yang ikut serta.

“Jadi yang ikut pelayanan itu ada 99 ekor hewan peliharaan kucing dan 4 ekor anjing,” katanya.

Dia mengatakan semuanya mendapatkan layanan kesehatan hewan seperti vaksinasi rabies, pemberian vitamin, obat antibiotik atau treatment pada hewan yang sakit.

“Meski sakit semua tetap diberi pelayanan kesehatan berupa pemberian vitamin dan obat antibiotik. Jadi tadi itu ada yang tidak divaksin 6 ekor dikarenakan tengah bunting atau hamil. Sedangkan 3 ekornya lagi tidak divaksinasi karena kondisi sakit,” jelasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Veteriner Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, Muflihana mengatakan dalam rangka memperingati hari rabies sedunia yang jatuh 28 September.

“Untuk tahun ini kami dari Balai Besar Veteriner Maros Kementerian Pertanian kerja sama Dinas Pertanian dan Ketahuan Pangan serta Dinas Kesehatan Maros menyelenggarkan vaksinasi rabies untuk hewan kesayangan secara gratis,” katanya.

Tiongkok Pamer 580 Rudal Balistik dan Drone Supersonik

Belanja Sambil Swafoto di MTC Karebosi, Ada Mural 3D

Mpok Atiek Mimpi Meninggal, Jasadnya Ditangisi Keluarga

Lelang Dirut PDAM, Nurdin Minta Aru Ikut Berkompetisi

Komunitas Lontara Ka Ga Nga “Rampok Plastik” Pengunjung 

Selain itu, pihaknya juga menggelar lomba mewarnai. Temanya hari rabies sedunia.

“Melalui lomba mewarnai ini, kita ingin menyampaikan kepada anak-anak usia dini bagaimana mengetahui ciri-ciri penyakit rabies pada hewan,” katanya.

Intinya kata dia, pihaknya berupaya mengedukasi tentang bagaimana langkah-langkah yang dilakukan untuk mencegah rabies pada hewan terutama dengan pemberian vaksinasi.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Maros, dr Sitti Maryam Haba mengatakan untuk tahun ini kasus gigitan hewan rabies terhadap manusia tidak ada.

Namun untuk tahun 2018 ada satu kasus manusia terjangkit rabies setelah digigit. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...