Kawal Demonstrasi, 52 Relawan Medis Siaga di Depan DPRD Sulsel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID ,MAKASSAR— Relawan medis yang siaga di depan Gedung DPRD Sulsel saat aksi demonstrasi terus bertambah. Dulunya hanya belasan orang relawan kini sudah menjadi 52 orang.

Relawan ini dikomandoi oleh Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Makassar dengan menggandeng tiga lembaga kemanusiaan dan sembilan simpatisan.

“Relawan yang tergabung berjumlah 52 orang. Diantaranya 9 orang dari BSMI Kota Makassar, 9 orang dari LKC Dompet Dhuafa, 6 orang dari Indonesian Escorting Ambulance (IEA), 20 orang dari Street Medic First AID, dan 9 simpatisan tenaga medis dari berbagai kampus,” kataKordinator Lapangan Tim Medis, Taufik Hidayat, Senin, 30 September.

Setiap aksi demonstrasi menolak berebagai RUU dan terkahir peringatan G30S/PKI, hari ini, Senin, 30 September. Dia mengaku bersyukur karena setiap hari relawan terus bertambah. Mereka secara sukarela ikut bergabung untuk saling bahu membahu mengisi posko medis aksi demo.

“Mahasiswa serentak turun kembali ke jalan dalam rangka penolakan RUU KPK dan KUHP sekaligus memperingati hari G30S/PKI. Tidak seperti hari pertama aksi demo pada tanggal 24 september, aksi demo kali ini tergolong berlangsung damai,” katanya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak PT Hadji Kalla yang telah menyediakan tempat untuk posko medis. Setelah aksi demo ini selesai, kata Taufik, dalam waktu dekat ini relawan BSMI akan mengadakan penggalangan dana untuk membantu para korban gempa Ambon dan korban konflik Wamena, Papua.

Koordinator IEA Wilayah Makassar, Daviq menambahkan, pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh relawan yang telah bekerja sama selama ini. “Kami sangat berterima kasih kepada BSMI yang telah bersedia bekerja sama. Semoga kerja sama ini tidak hanya sampai disini dan kedepannya dapat kembali bersinergi. Kami juga berharap pihak BSMI dan IEA dapat mengadakan pelatihan simulasi bencana bersama-sama,” katanya. (rul)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...