Badan Standarisasi Nasional Dorong Kampus Tersertifikasi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Badan Standarisasi Nasional atau BSN mendorong setiap laboratorium perguruan tinggi bersertifikasi. Itu agar barang atau inovasi dan riset yang telah diuji laboratorium bisa diterima di dunia internasional.

Kepala Badan Standarisasi Nasional Bambang Prasetya mengatakan, kerja sama dengan perguruan tinggi ini merupakan upaya agar produk negeri kita dapat berdaya saing di pasar ekspor. Khususnya membantu pelaku UKM dan karya inovasi atau riset anak bangsa.

Sehingga kata dia, dengan tersertifikasinya laboratorium akan secara otomatis barang yang telah teruji coba akan ikut ter Standar Nasional Indonesia (SNI). Dampkanya, produk menjadi daya saing dan mudah diterima di negara internasional.

Dia mengatakan, sudah banyak kasus barang negara kita tertolak negara lain. “Masalahnya karena mereka tidak percaya dengan produk kita, karena tidak terstandar,” katanya.

Pengamat Refli Harun: MPR Itu Mas Hampir Tak Ada Kerjanya

Pengungsi Korban Kerusuhan Antre Tinggalkan Wamena

Ketua Umum Partai Koalisi Bertemu Jokowi, Ini yang Dibahas

Cucu Ketiga Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Liestiaty Fachrudin

14 Artis Beken Jadi Anggota DPR RI, Ini Nama dan Dapilnya

Kepala Kantor Layanan Teknis Badan Standarisasi Nasional Makassar, Taufiq Hidayat menambahkan, laboratorium perguruan tinggi di Sulsel belum satu pun tersertifikasi. Sebab itu, BSN pertama menyasar Unhas sebagai kampus terbesar di Indonesia Timur.

Meskipun kata dia, pemerintah telah menyiapkan laboratorium di luar kampus. Tapi menurutnya itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

“Sertifikasi ini baik karena standar kami setara dengan negara-negera Internasional,” tambahnya usai kegiatan Sosialisasi Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian di Perguruan Tinggi, di kampus Unhas, Senin, 30 September. (mum)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...