Vakum Dua Tahun, Pemkot Berharap Festival Salo Karajae Jadi Event Nasional

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Salo Karajae akhirnya kembali digelar. Tonrangeng River Side pun mendadak ramai. Sekitar dua tahun lamanya event ini vakum. Tak ada kegiatan sama sekali. Mati suri. Namun, malam ini, Selasa (1/10/2019) hidup lagi.

Sekalinya digelar, tahun ini, di Tonrangeng River Side, banjir pengunjung. Event Salo Karajae pun ramai. Sangat riuh. Tumpah lautan manusia. Pasangan muda-mudi tak kalah. Ikut bergabung.

Pastinya pihak Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Parepare senang. Bangga. Tujuan mereka tergapai. Berharap bisa menjadi event nasional.

Ekonomi menggeliat. Banyak pengunjung. Perputaran uang mengalir deras. Penjual panen. Pembeli puas. Bisa jajan apa saja.

Tetapi, sebenarnya bukan itu tujuannya. Plt Kadis Disporapar Parepare, Amarun Agung Hamka, bilang, event ini sebenarnya hadir sebagai motivasi untuk nelayan. Agar mereka terhibur.

Yah, sesuai inti dari lahirnya event Salo Karajae ini. Lahir karena terinspirasi dari nelayan. Bisa sejenak rehat setelah kembali dari melaut.

Nelayan, kata Hamka, memang harus dimotivasi. Harus selalu diingatkan. Menjadi pelaut itu harus selalu kuat. Fisik, juga mental.

“Lihat saja apa yang dipamerkan. Rangkaian acara yang ditampilkan tentunya tak jauh dari seputar nelayan,” bebernya. (sua)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment