170 Pengungsi Dari Wamena Dijadwalkan Tiba di Lanud Hasanuddin

FAJAR.CO.ID,MAROS-- Sebanyak 170 pengungsi dari Wamena dijadwalkan tiba di Baseops (DAAU) Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Rabu, 2 Oktober.

Para pengungsi ini diangkut dengan menggunakan Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara Skuadron Udara 32 Malang.

Informasi yang dihimpun para pengungsi dari Wamena ini merupakan pengungsi asal Makassar sebanyak 50 orang yang terdiri atas 34 dewasa dan 16 orang anak-anak. Serta pengungsi asal Malang 120 orang.

Salah seorang warga Bone, Kamaruddin saat ditemui di Lanud mengaku datang untuk menjemput langsung anaknya beserta keluarganya yang menjadi korban kerusuhan Wamena.

"Saya datang mau jemput anak sama istri dan dua anaknya dari Wamena. Dia ikut pulang bersama rombongan lainnya naik pesawat Hercules, setelah kerusuhan terjadi," ungkapnya.

Dikisahkan Kamaruddin saat kerusuhan terjadi, anaknya sempat mengontak mereka di Bone.

"Menurut anak saya waktu kejadian itu massa dalam jumlah banyak turun dari gunung dan langsung membakar seluruh rumah warga," katanya.

Setelah membakar habis rumah warga, lanjutnya massa mulai anarkis dan membakar warga pendatang.

"Anak saya saat kejadian langsung mengungsi ke tempat lain. Karena memang sudah tidak ada lagi yang bisa diselamatkan. Karena semuanya habis terbakar. Bahkan saat ini, dia naik ke pesawat tidak ada uang satu sen pun," ungkapnya.

Pantauan FAJAR sejak pagi sejumlah personel dan kendaraan milik PMI, Aksi Cepat Tanggap (ACT), BPBD hingga relawan lainnya sudah berdatangan di Bandara Lama.

Rencananya pesawat akan mendarat pada pukul 13.00 wita. (Rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...