Bawaslu Kota Makassar Keciprat Rp19,3 Miliar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Badan pengawasan Pemilu atau Bawaslu Kota Makassar mendapat anggaran sebesar Rp19,3 miliar. Angka itu sesuai usulan Bawaslu ke Pemkot Makassar untuk membiayai semua kegiatan di Pilwalkot Makassar 2020 mendatang.

Bebeda dengan KPU Kota Makassar, yang usulannya dipangas sampai Rp10 miliar lebih.

"Usulan kita itu Rp19,3 miliar. Ada perubahan sedikit karena memang 2018 itu kita ada peningkatan, namun yang perlu dipahami bahwa peningkatan itu karena waktu Pilkada 2018, kita juga mengawasi tahapan pilgub sehingga kita juga dapat dana sharing dari Pilgub. Jadi kenaikannya tidak terlalu banyak," jelas Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari, Rabu, 2 Oktober.

Pasar Tempe Usai Terbakar, Masalah Mulai Bermunculan

Ucapan Selamat dari Fraksi PKS DPRD Sulsel dan RS Sandi Karsa

Pengungsi Korban Kerusuhan Wamena saat Tiba di Lanud Hasanuddin

Kanker Ria Irawan Sempat Sembuh, Kambuh Karena Ini

Tokoh KNPB dan ULMWP Tersangka Rusuh Wamena Papua

Sehingga, lanjut Nursari dalam pembahasan atau rasionalisasi dengan TAPD pihaknya tidak ada kendala sama sekali. Yang sempat didiskusikan terkait anggaran yang masuk ke Gakkumdu, sebab TAPD mempertanyakan apakah hal tersebut tidak dobel anggaran atau tumpang tindih dengan anggaran hibah di kepolisian.

"Kami pastikan bahwa itu tidak tumpang tindih karena anggaran Gakkumdu itu berbeda dengan anggaran pengamanan yang dihibahkan ke kepolisian. Kedua, anggaran Gakkumdu bukan hanya untuk kepolisian tapi ada juga kejaksaan," urai komisioner Bawaslu Kota Makassar ini.

"Itu saja yang jadi kendala waktu kami diskusi dengan TAPD. Rp19,3 yang terealisasi sesuai dengan usulan," tutup Nursari. (bay)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...