Kenal Lebih Dekat dr Onasis, Tetap Berpraktik, Dosen di Tiga Universitas hingga Shalat Maghrib dengan Keluarga

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pemilihan Wali Kota Makassar sudah di depan mata. Pelaksanaanya, bakal digelar serentak dengan 11 daerah lainnya di Sulsel 2020 mendatang.

Beberapa bulan terakhir ini, sejumlah bakal calon pun mulai bermunculan yang berminat untuk ikut percaturan menjadi orang nomor satu di daerah dijuluki Kota Daeng itu, satu diantaranya adalah Taufiqqulhidayat Ande Latif.

Pria yang kerap dengan sapaan dr Onasis itu sudah menyatakan sikap tegas maju pada Agustus lalu. Beberapa rangkaian pun sudah dilalui bapak dari tiga orang anak ini, diantaranya, mengikuti penjaringan di PDIP, Golkar dan terakhir Partai Nasdem.

Dokter Onasis Ternyata Cucu dari Mantan Gubernur Sulawesi Lanto Daeng Pasewang

Namun di tengah kesibukannya yang mulai padat sebagai calon Wali Kota Makassar, anak dari Bos Travel Tiga utama yang terbesar di tahun era 90an itu tetap melakukan kegiatan kesehariannya sebagai dokter yang melayani pasien.

Ia tetap turun langsung menangani pasiennya di tempat praktik umumnya di Jalan Maccini Sawah dan Rumah Sakit Haji sebagai dokter spesialis Radiologi.

“Banyak Pasien yang menginkan harus saya yang tangani langsung untuk sehat. Jadi saya harus pintar pintar membagi waktu. Jadi kalau saya mau bertemu dengan relawan atau sosialisasi saya sesuaikan dengan Jadwal praktek,” katanya.

Tak heran, dalam pencalonan dirinya pada Pilwalkot 2020 nanti, ia menggunakan slogan “Makassar Sehat”.

Setidaknya kita tahu sendiri bagaimana aktivitas jika seseorang mencalonkan dalam helatan Pilkada. Harus benar-benar bisa mengatur waktu dengan baik.

Onasis kesehariannya tak hanya disibukkan sebagai dokter. Akan tetapi juga mengajar sebagai dosen diberapa perguruan tinggi di Makassar, diantaranya dosen luar biasa di Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) dan dosen di Akademik Teknik Radiodiagnostik dan Raditherapi (ATRO).

Onasis Makin Kuat Diisukan Berpaket antara None dan Danny

Meski mobilitasnya sangat begitu tinggi, Onasis tetap punya waktu untuk keluarga. Sesibuk apapun ia tetap berusaha meluangkan waktu shalat magrib berjamaah bermasa anak dan istrinya di Rumah.

“Jadi kalau jelang Magrib saya usakan sudah di rumah, untuk shalat berjamaah dengan anak istri saya. Setelah itu saya pergi tempat praktek lagi,” ungkap Onasis.(taq)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : taqim

Comment

Loading...