Fadel Muhammad Jadi Pimpinan MPR dari Unsur DPD

Kamis, 3 Oktober 2019 07:11

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Senator Fadel Muhammad siap memperjuangkan unsur Dewan Perwakilan Daerah menjadi ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Dia menegaskan sebagai fraksi dengan jumlah anggota terbesar, perwakilan dari unsur DPD harus memperoleh posisi sebagai ketua MPR.

Fadel meyakini hal tersebut dapat memudahkan perjuangan DPD dalam menyejahterakan daerah.

“Kita (DPD) harus memilih pimpinan MPR dari fraksi dengan jumlah yang terbesar. Saya akan memperjuangkan dari DPD menjadi ketua MPR,” kata Fadel saat menyampaikan visi misinya sebelum pemilihan perwakilan DPD untuk pimpinan MPR, pada Sidang Paripurna DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/10) malam.

Dalam visi misinya lagi, Fadel Muhammad pun menyinggung amendemen UUD NRI 1945 untuk tujuan penguatan DPD.

Hal ini supaya DPD semakin kuat dalam melaksanakan fungsinya sebagai wakil daerah yang memperjuangkan aspirasi.

“Saya menyadari untuk membuat amendemen UUD 1945 tidak mudah, tetapi saya menginginkan DPD lebih berfungsi, lebih mendapatkan peran yang besar,” ungkap dia.

Fadel Muhammad akhirnya terpilih menjadi pimpinan MPR dari kelompok DPD pada sidang tersebut.

Presiden Beneran

Dibantu Warga Setempat, Rahmatiah Selamat Setelah Enam Jam Bersembunyi di Kandang Babi

Jadi Kurir Narkoba, Messi Divonis 20 Tahun Penjara

Melayat di Rumah Duka, Andi Sudirman dan AGH Sanusi Baco Doakan HZB Palaguna

Beristri Tiga dan Jadi Perbincangan, Harta Kekayaan Lora Fadil Tanpa Utang

Senator asal Gorontalo itu mengalahkan tiga pesaingnya, Dedi Iskandar Batubara, GKR Hemas, dan Yorrys Raweyai, dalam voting.

Mantan gubernur Gorontalo ini meraih 59 suara. Hemas 46 suara. Yorrys 16 suara. Dedi lima suara. Mantan anggota DPR Fraksi Partai Golkar ini berhak untuk ikut pemilihan ketua dan wakil ketua MPR dalam sidang paripurna yang akan digelar Kamis (3/10).

“Maka dengan persetujuan menyatakan Saudara Fadel Muhammad sebagai pimpinan MPR RI untuk unsur DPD RI. Apakah disetujui?” kata pimpinan Sidang Paripurna DPD Abraham Liyanto. Anggota DPD kompak menjawab setuju. (jpnn)

Komentar