Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh Retak, Ini Kata Hasto

Kamis, 3 Oktober 2019 09:58

Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tidak bersalaman di acara pelantikan Anggota DPR/DPD/MPR, Selasa, lalu (1/10). Spekulasi menyeruak, menyebut hubungan keduanya sedang retak.

Namun, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, hubungan ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh baik-baik saja.

Hasto menilai, anggapan adanya keretakan antara dua tokoh nasional itu hanya berdasar tafsir sepihak.

“Bu Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh diskusi intens beberapa hari yang lalu saat di Istana Bogor. Jadi hubungannya baik-baik saja. Hanya kenyataan saat ini apalagi dengan perkembangan media sosial dan media online ada kecenderungan menguatnya politik drama di Indonesia,” kata Hasto dalam keterangan yang diterima JPNN.com (grup fajar.co,id), Kamis (3/10).

Hasto menganggap perkembangan media sosial dan tafsir media daring sering penuh dengan bumbu-bumbu politik. Menurut Hasto, Megawati sangat menjaga hubungan kepada semua ketua umum partai politik.

“Hubungan Ibu Megawati Soekarnoputri dan para ketua umum parpol baik-baik saja, termasuk dengan Bang Surya Paloh,” ujar Hasto.

Dia menyaksikan dalam sejumlah pertemuan atau dialog dengan Presiden Jokowi, komunikasi antarpimpinan parpol pun baik. “PDIP dengan seluruh jajarannya menjalankan tradisi orang timur, tradisi silaturahmi dan tradisi berdialog. Saya pribadi menjadi saksi, bagaimana hubungan antarpemimpin berjalan baik. Pada saat makan malam dengan presiden, juga penuh suasana keakraban, demikian pula saat Mas AHY bertemu dengan Ibu Megawati,” tegas Hasto.

Grand Design Sayuran dan Tanaman Obat Indonesia Perkuat Daya Saing Produk Hortikultura

Perppu KPK, Febri Diansyah: Kuncinya di Tangan Jokowi

Berita Terbaru Pendaftaran CPNS 2019, Ini Komentar BKN

Surya Paloh Dicuekin Megawati Soekarnoputri, Ketum Nasdem Dipuji

H Zainal Basri Palaguna Tinggalkan Empat Anak, Dimakamkan di Bone

Hasto menambahkan, ada hal yang substansi terjebak dalam drama ataupun bumbu politik. “Bagi PDI Perjuangan politik itu ideologis, substantif dan berkeadaban bukan drama atau sinetron. Politik memuat komitmen dan dedikasi bagi bangsa dan negara sehingga kerja sama seluruh partai pengusung Pak Jokowi – KH Ma’ruf Amin dalam perspektif itu,” jelasnya.

Hasto menerangkan hubungan dan kerjasama antarpartai dan antarpimpinan partai berjalan baik karena hal tersebut ditopang oleh budaya silaturahim bangsa.

“Pada saat pertemuan dengan Bapak Presiden, Ibu Mega, Pak Airlangga, Bang Surya, Pak Muhaimin, dan Pak Suharso menyampaikan gagasan yang konstruktif, dan semua berkolaborasi untuk memastikan terciptanya suasana politik yang kondusif. Dengan demikian dalam hal gagasan politik, kerjasama politik, kuat sekali kesalingpahaman di antara pemimpin. Kesepahaman yang kuat itu karena secara pribadi, suasana kebatinan, sudah terbangun semangat kebersamaan tersebut,” beber Hasto. (jpnn)

Bagikan berita ini:
4
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar