Partai Golkar Bantah Ada Transaksi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Panitia Seleksi Pimpinan DPRD Sulsel Partai Golkar menanggapi berita yang ramai dibicarakan. Itu tentang dugaan suap dalam seleksi Pimpinan DPRD Sulsel. Golkar secara tegas membatah ada transaksi dalam penentuan ketua.

Sekretaris Pansel pimpinan DPRD, Muhammad Risman Pasigai, menjelaskan bahwa Partai Golkar memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan kebijakan di internal partai, khusus pimpinan DPRD.

Menurut Risman, nama yang diusulkan ke DPP berdasarkan hasil rapat pleno di DPD I pasca uji kelayakan sudah sesuai aturan main di internal partai.

Olehnya, hasil akhir siapa pun nama di antara tujuh figur yang diusulkan menjadi pimpinan atau ketua DPRD Sulsel tinggal menunggu keputusan DPP.

“Jadi bersabarlah dulu wahai pemerhati politik dadakan. Kalau sudah ada nama, tentu akan kami rilis. Tidak perlu membangun opini yang ujungnya hoaks,” tegas Risman, Jumat, 4 Oktober 2019.

Risman yang juga Jubir Golkar Sulsel mengingatkan agar pemerhati politik tidak asal ngomong apalagi membuat pernyataan sembarangan yang tidak memiliki dasar apalagi bukti.

Bagi MRP panggilan akrab Risman Pasigai, jika tidak memahami dinamika politik di internal Partia Golkar baiknya tidak perlu dikomentari.

Apalagi sampai ada tuduhan suap, ingin melibatkan penegak hukum dalam proses penentuan ketua DPRD Sulsel.

“Santaimi boscu. Jangan ketularan dungu juga. Ditauji siapa sutradaranya,” sindir MRP.

Untuk itu, diharapkan agar masyarakat Sulsel bersabar menunggu hasil keputusan akhir dari pusat atau DPP.

“InsyaAllah dalam waktu dekat DPP Partai Golkar akan memutuskan siapa Ketua DPRD Sulsel, jangan dungu boscu, kalau tidak paham, bicara kepentingan, pastilah partai kami punya interes, namanya juga partai Politik. Kepentingan kami memberikan kader terbaik kepada rakyat Sulsel. Paling tidak ketua DPRD Sulsel itu tidak pernah terlibat kasus money politik di Pemilu 2019,” urainya.

Apalagi, lanjut MRP, ketua yang terpilih tidak terlibat penyalahgunaan narkoba berdasarkan surat BNN.

“Itulah salah satu perhatian penting kami di partai. Jadi sabarmaki, tunggu saja hasil dari DPP Partai Golkar,” tutup Risman. (rls-bay)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...