Puncak Peringatan HUT Ke-74 TNI di Makassar Berlangsung Sederhana

Sabtu, 5 Oktober 2019 14:08
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI), khusus di Makassar, diperingati dalam bentuk sederhana dengan upacara peringatan di Taxy Way Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Sabtu (5/10/2019).Bertindak selaku Inspektur Upacara Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi dengan Komandan Upacara Letkol Pas Arie Setyo Wibowo, dan sebagai Perwira Upacara Letkol Kes Muhammadong.Upacara ini dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, ST, serta para Panglima Komando Utama (Pangkotama) lainnya, di antaranya Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Mas Guntur Laupe, SH., MH, Panglima Divisi 3 Kostrad Mayjen TNI Achmad Marzuki, Pangkosekhanudnas II Marsma TNI Yulianta, Danlantamal VI Makassar Laksma TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Kasdam XIV Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono, Kasdivif III Kostrad Brigjen TNI Dwi Darmadi, Kaskoopsau II Marsma TNI Andi Kustoro, serta para Pejabat Forkompimda Sulsel, Forkompimda Makassar, Forkompimda Maros serta undangan lainnya.Sementara pasukan upacara terdiri atas; Pasukan Batalyon 1 merupakan gabungan dari 1 SSK terdiri dari Perwira Menengah TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, SSK II terdiri  dari Perwira Pertama TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. 1 SSK terdiri dari Bintara dan Tamtama TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara dibawah Pimpinan Mayor Tek Yusup Pandu.

Sementara Pasukan Batalyon 2 merupakan gabungan dari 1 SSK terdiri dari Polisi Militer TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, 1 SSK terdiri dari Bintara TNI Angkatan Darat, SSK II terdiri dari Tamtama Angkatan Darat di bawah Pimpinan Mayor CPM Ken Ruben Edison.

Pasukan Batalyon 3 merupakan gabungan dari 1 SSK dari Yonif 726 Tamalatea, 1 SSK dari Batalyon Kavaleri 10/Mendagiri, 1 SSK dari Batalyon Arhanud 4 AAY di bawah Pimpinan Mayor Kavaleri Rocky Febriano Siahaan.

Pasukan Batalyon 4 merupakan gabungan dari 1 SSK dari Bintara TNI Angkatan Laut, 1 SSK dari Tamtama TNI Angkatan Laut, 1 SSK dari Maribir di bawah Pimpinan Mayor Laut Supley Anton Mobilala.

Pasukan Batalyon 5 merupakan gabungan dari 1 SSK gabungan Bintara TNI Angkatan Udara, 1 SSK Gabungan Tamtama TNI Angkatan Udara, 1 SSK dari Batalyo Paskhas di bawah Pimpinan Mayor Tek Muhammad Ridwan Pramudya.

Yang terakhir. Batalyon 6 merupakan gabungan 1 SSK dari PNS Putra dan Putri TNI Angkatan Darat, 1 SSK dari PNS Putra dan Putri TNI Angkatan Laut, 1 SSK dari PNS Putra dan Putri TNI Angkatan Udara.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Djahjanto, SIP, dalam sambutannya dibacakan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi mengatakan, bangga kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan profesionalitasnya, dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan rakyat, bangsa dan negara.

Panglima TNI yakin, keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI-nya. Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. “Oleh karena  itulah, tema pokok pada kegiatan HUT ke-74 ini adalah TNI Profesional Kebanggaan Rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.

Hal ini, katanya, telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi. “Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai,” jelasnya.

Pada kesempatan ini Panglima TNI juga menyebutkan, Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI.  Dalam rangka pembangunan kekuatan TNI, telah dibentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018 sampai dengan 2019, yaitu:

Pembentukan Divisi Infanteri-3/ Kostrad, Koarmada III, Koopsau III dan Pasmar-3 Korps Marinir pada tanggal 11 Mei 2018, guna menghadapi trouble spot di wilayah Indonesia bagian timur.

Pembentukan Satuan TNI Terintegrasi (STT) Natuna pada tanggal 18 Desember 2018 sebagai pangkalan aju bagi unsur-unsur TNI yang beroperasi di wilayah utara Indonesia,

Pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan operasi khusus guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI, serta;

Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, II dan III pada tanggal 27 September 2019 untuk menyelenggarakan kampanye militer, operasi gabungan dan operasi lainnya dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI. (lis)

Bagikan berita ini:
1
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar