Ketua YLBHI Asfinawati: Jadi Diuji Kenegarawanan Presiden

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua YLBHI Asfinawati mengatakan, ratusan ribu masyarakat, termasuk dosen dan guru besar, berada di barisan paling depan mendukung Jokowi menerbitkan Perppu KPK secepatnya.

Karena itu, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) percaya diri, untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau Perppu KPK.

“Saya mau bilang Pak Jokowi harus percaya dia dukung oleh ratusan, ribuan orang, puluhan guru besar, dan juga ribuan dosen di dalamnya,” ungkap Ketua YLBHI Asfinawati di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10).

Kuota CPNS 2019 Sebanyak 197.111 Ternyata Belum Final

Ketua MPR Bambang Soesatyo Minta Jokowi Miliki Sensitivitas

Silaturahmi Wapres Jusuf Kalla dengan Pj Wali Kota Makassar

AS Chaidir Syam Bagi-bagi Tumbler, Kurangi Sampah Plastik

M Iqbal Djalil, Appi, dan Fadli Berbagi Kisah Hijrah

Asfinawati yakin masyarakat yang mendukung Perppu KPK akan terus bertambah. Menurutnya, dukungan itu bisa menjadi ujian bagi kenegarawanan seorang Jokowi.

“Jadi, ini diuji kenegarawanan Presiden, apa dengarkan rakyat atau parpol. Presiden harus ingat, Presiden dipilih rakyat, bukan mandatoris MPR,” tegas Ketua YLBHI Asfinawati.

Dukungan kepada Jokowi untuk menerbitkan Perppu KPK datang dari Partai Demokrat. Bagi Demokrat, UU KPK yang baru disahkan oleh DPR RI periode 2014-2019 pada detik-detik akhir masa jabatan tersebut sangat tidak aspiratif.

“Langkah terbaik oleh Presiden Jokowi manakala ingin perbaikan ke depan, ingin memperbaiki RUU yang tidak aspiratif ini, kami dukung (Perppu) begitu,” tegas Wakil Sekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...