Aiptu Pariadi Tembak Istri Lalu Bunuh Diri, Ini Kronologinya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SERGAI– Peristiwa mengerikan terjadi di Dusun VI Pematang Kayu Arang Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Sabtu (5/10) malam sekira pukul 22.30 WIB. Seorang anggota Polres Sergai, Aiptu Pariadi yang bertugas di Sat Narkoba Polres Sergai ditemukan tewas dengan memegang senjata pistol di tangannya. Sementara itu, istrinya Fitri Andayani, 45, juga meninggal dunia dengan kondisi luka tembak pada bagian leher.

Seperti diberitakan JawaPos.com (grup fajar.co.id), Aiptu Pariadi diduga menembak istrinya di bagian leher dua kali lalu menembak dirinya sendiri tepat di bagian kepala sebelah kanan dengan sekali tembak. Dari informasi yang dihimpun, kejadian ini diawali saat Faisal Dwi Apandi alias Ical, 16, anak pertama korban mendengar cekcok mulut kedua orang tuanya di ruang tamu tengah.

Selanjutnya Ical mendengar adanya suara tembakan sebanyak dua kali. Dia pun keluar dari dalam kamar dan melihat ibunya telah terkapar berlumuran darah persis di atas kasur dengan posisi di depan TV. Sesaat kemudian, Ical melihat bapaknya sedang berdiri di pintu ruang tamu tengah sedang mengarahkan senjatanya ke kepala bagian kanan kemudian terdengar suara tembakan 1 kali yang mengakibatkan ayahnya jatuh terlentang bersimbah darah dan meninggal dunia.

PBB Sudah Dibayar, Petugas Bependa Menangih dan Memaksa

Musisi Ahmad Dhani Bebas Desember, Ajukan Cuti Bersyarat

Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar Mulai Januari 2020

Situasi Kota Wamena, Ini Pengakuan Warga Asal Pinrang

Ganja untuk Medis, Pemerintah Siapkan 3 Juta Dolar untuk Riset

Setelah melihat peristiwa penembakan Ical berteriak sambil berlari keluar rumah menuju rumah kakeknya, H Pairan yang persis di sebelah kiri rumah korban sambil menangis dan mengatakan, “Kakek, lihat dulu bapak dan mamak”. Kemudian, H Pairan pergi menuju rumah korban dan menyaksikan semua yang dikatakan cucunya.

Kapolres Serdang Bedagai dan jajarannya telah mendatangi TKP serta melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti senpi Dinas Polri jenis Revolver yang dipinjam pakaikan kepada Aiptu Pariadi. Dari hasil pengamatan terhadap barang bukti ditemukan pada silinder senpi 3 buah selonsong peluru dan 2 buah peluru aktif.

Kedua korban kemudian dibawa ke RS Sultan Sulaiman untuk dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah kedua korban. Hingga saat ini masih dilakukan lidik terhadap motif ini. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment