Kejari Luwu Timur Terungku Sekretaris DKP, Ini Tuduhannya

Senin, 7 Oktober 2019 08:39

FAJAR.CO.ID, MALILI — Setelah melakukan pemeriksaan, Kejari Luwu Timur akhirnya menahan Sekertaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Pemkab Luwu Timur, Risna, Rabu 2 Oktober.

Risna diduga terlibat dalam kasus korupsi pembebasan lahan Islamic Center yang terletak di Jalan Poros Malili.

Kajari Luwu Timur, Yohannes Avilla Agus Awanto Putra mengakui telah menahan Risna. ”Betul, kami telah menahan bersangkutan,”kata Avilla kepada FAJAR, Minggu 6 Oktober.

Informasi yang didapatkan, Risna diduga terlibat dugaan pungli pembebasan lahan saat menjabat Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan, Kawasan, Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Luwu Timur.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Luwu Timur Andi Fahmi Amat, juga ditahan Kejari Luwu Timur.

Pelaku diduga bermaksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan pungutan di luar ketentuan perundang-undangan, dengan cara meminta uang jasa pelepasan hak sebesar 1,5 persen. Diketahui, angka 1,5 persen tersebut setara dengan Rp47.084.600 dari ganti rugi pembebasan lahan untuk pembangunan Islamic Center di Kabupaten Luwu Timur yang diminta dari penerima ganti rugi.

Aiptu Pariadi Tembak Istri Lalu Bunuh Diri, Ini Kronologinya

PBB Sudah Dibayar, Petugas Bependa Menangih dan Memaksa

Musisi Ahmad Dhani Bebas Desember, Ajukan Cuti Bersyarat

JK Motivasi Pemkot Makassar Kembangkan Sektor Perdagangan

Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar Mulai Januari 2020

Kepala DKP Luwu Timur, Satri mengakui memang Sekertaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Risna telah ditahan sejak Rabu lalu.

“Iya benar, Ibu Risna sudah ditahan di Kejari setelah mendapat panggilan dan dirinya langsung ditahan,” kata Satri.

Saat itu, Risna sedang Dinas Luar ke Bali. Setelah mendapat surat panggilan dari Kejari, pihaknya langsung menelepon Risna untuk memanggil pulang.

Setelah mengikuti proses pemeriksaannya Risna langsung ditahan oleh Kejari Luwu Timur. Kasus yang melilit Risna adalah pembebasan lahan Islamic Center yang terletak di Jalan Poros Malili, tepatnya di samping traffic light arah kantor Bupati Luwu Timur. (shd)

Komentar