Militer Iran Pamer Puing Global Hawk AS yang Ditembak Jatuh

0 Komentar

Iranpress

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Seorang insinyur militer Iran memperingatkan musuh tentang biaya besar karena berniat melanggar integritas teritorial Iran.

Dalam wawancara eksklusif dengan kantor berita Iran Press di sela-sela pameran pencapaian militer “Berburu Hering” pada hari Minggu, insinyur militer Fakhraei mengatakan Iran mengembangkan kemajuan di berbagai bidang termasuk rudal, pertahanan, dan drone.

Dia mengatakan, pameran ini menampilkan sejumlah drone yang diambil militer Iran sebagai barang rampasan dari musuh, di garis depan rezim AS dan Israel, yang cenderung mengganggu perbatasan Iran.

Eksposisi ini menunjukkan biaya besar yang harus dibayar musuh jika melanggar integritas perbatasan Iran, ia melanjutkan.

“Melalui upaya besar pasukan bersenjata Republik Islam Iran khususnya pasukan wilayah udara dalam penelitian, pengembangan, dan produksi berbagai sistem pertahanan udara, Iran telah mencapai kekuatan pencegahan yang besar,” kata komandan itu seperti dilansir Iranpress, Senin, 7 Oktober.

Pameran Berburu Burung Hantu yang dihadiri oleh komandan wilayah udara dan afiliasi militer asing dimulai pada 21 September di Museum Pertahanan Suci di Teheran dan sedang berlangsung hingga 7 Oktober 2019.

Pameran untuk pertama kalinya memamerkan kepada publik sisa-sisa pesawat mata-mata AS, yang ditembak jatuh oleh Pasukan Pengawal Revolusi Islam atau militer Iran.

Sebuah pesawat mata-mata Global Hawk AS masuk ke wilayah udara Iran pada hari Kamis, 20 Juni, dan Korps Pengawal Revolusi Islam menjatuhkannya setelah pesawat itu mengabaikan beberapa peringatan Iran. IRGC mengatakan ada pesawat berawak AS lain yang mengganggu di samping Global Hawk tetapi IRGC ‘menahan diri’ untuk tidak menargetkannya.

Sementara itu, atase pertahanan Jepang di Teheran memuji teknologi kedirgantaraan militer Iran yang dikembangkan memiliki kemampuan yang cukup untuk mempertahankan wilayah Iran.

Umar Kei Dikirimi Sabu-sabu, Sembunyikan di Kaleng Biskuit

Kejari Luwu Timur Terungku Sekretaris DKP, Ini Tiduhannya

Aiptu Pariadi Tembak Istri Lalu Bunuh Diri, Ini Kronologinya

PBB Sudah Dibayar, Petugas Bependa Menangih dan Memaksa

Musisi Ahmad Dhani Bebas Desember, Ajukan Cuti Bersyarat

Dalam wawancara eksklusif dengan Iran Press, Atase Pertahanan Jepang di Teheran, Kolonel Hiroyuki Kaneko mengatakan “Teknologi ruang angkasa Iran telah berkembang secara signifikan seperti yang saya lihat,” kata Hiroyuki Kaneko.

“Dirgantara Iran memiliki kemampuan yang cukup untuk mempertahankan tanahnya,” kata Hiroyuki Kaneko.

Dia menambahkan, dia berpikir berbicara dan bernegosiasi dengan negara lain sangat penting, mengingat situasi Iran saat ini.

Atase pertahanan Jepang di Teheran berharap ketegangan regional akan berkurang dalam waktu dekat.

Perburuan burung bangkai adalah pameran pertama drone trofi transgresif yang disita oleh Angkatan Bersenjata Iran. Itu dihadiri oleh afiliasi militer asing dan komandan dirgantara di Museum Pertahanan Suci, di sini di ibukota Iran Teheran pada hari Minggu. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment