Panja Tata Tertib DPRD Sulbar Peroleh Masukan dari FH Unhas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU– Mengawali masa kerjanya setelah dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Sulbar, Kamis (26/9) lalu, Panitia Kerja atau Panja Tata Tertib dan Kode Etik DPRD Sulbar telah melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Kamis (3/10) akhir pekan lalu.

Hatta Kainang yang menjadi ketua Panja Tata Tertib DPRD Sulbar mengatakan, kegiatan awal tersebut untuk mencari masukan dari FH Unhas. Beberapa hal yang menjadi pertanyaan kawan-kawan di Panja di antaranya pada fungsi anggaran. DPRD berharap dapat ikut membahas rancangan RKPD sebelum disahkan, dishare dikomisi dulu.

Pada fungsi pengawasan, lanjutnya, laporan BPK yang selama ini sebagai dasar, namun akan dicoba terobosan baru. Yakni dengan menjadikan hasil temuan BPKP dan inspektorat sebagai bahan pengawasan DPRD. “Perihal jumlah tenaga ahli yang hanya satu dikomisi dan fraksi, dianggap kurang untuk mendukung pekerjaan anggota DPRD, ” kata Hatta siang tadi.

ICW: Melihat Situasi Seperti Ini, Rasanya Janji Jauh dari Realisasi

Alam Cabuli Anak di Bawah Umur di Lingkungan Sekolah

Pesawat Silk Air MI-813 Mendarat Darurat di Bandara Sulhas

Monsinyur “Mgr” Ignatius Suharyo Jadi Kardinal, Ini Kata Menag

Air dan Alsintan Penting dalam Usaha Tani

Hal lain yang mengemuka juga tentang wewenang pengujian terhadap Perda-Perda yang telah berlaku, apakah DPRD punya wewenang mereview atau menggunakan legislatif review. Demikian halnya dengan Pergub yang juga dirasa perlu untuk dibahas bersama dengan DPRD.

Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Farida Patinggi saat menerima rombongan Panja Tata Tertib DPRD Sulbar di ruang Laica Marzuki Unhas mengapresiasi langkah yang dilakukan DPRD Sulbar. Sebab sebelum memulai pekerjaan sudah mengunjungi perguruan tinggi. “Suatu langkah strategis. Fakultas hukum Unhas tempatnya para pakar. Sehingga bisa mendapat pertimbangan,” kata Prof Farida.

Pandangan beberapa guru besar yang turut hadir mendampingi dekan fakultas hukum, seperti Prof Ilmar, Prof Razak, Prof Ardan, dan Prof Hamzah, memberi saran atas beberapa soal yang menjadi bahasan Tatib DPRD Sulawesi Barat tersebut. Selain ke fakultas hukum, Panja Tata Tertib DPRD Sulbar ini juga melakukan kunjungan ke DPRD Sulsel dan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta. (nur)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...