Pemkab Polman Buat Business Matching, Pertemukan UMKM dengan Minimarket

Senin, 7 Oktober 2019 12:33

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Gairahkan pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Polman, Pemkab Polman lewat Inkubator Bisnis Sipamandaq ATP Polman bekerjasama dengan Direktorat PPBT Kemenristekdikti membuat Business Matching. Forum itu digelar di Hotel Grand Imawan Makassar, Senin, 7 Oktober.

Di forum itu dengan menghadirkan perwakilan dari manajemen mini market, seperti Alfa Midi dan Alfa Mart Cabang Makassar. Mereka dipertemukan dengan start up pengusaha pemula dari Polewali Mandar, antara lain cokelat macoa, mandar sutera, beras sehat cap nuklir, kebun agrowisata bulo, aneka kripik azzahra, brojek delivery polman, dan UPTD Pengolahan Kakao dan UPTD Agro Techno Park.

Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Kab Polman, Moh Jumadil Tappawali mengatakan, hasil forum ini ada keluaran berupa terciptanya kemitraan strategis yang saling menguntungkan antara pelaku toko modern dengan UMKM di Polman. “Ini sesuai dengan amanat regulasi untuk pemberdayaan UMKM melalui toko modern,” ujarnya.

Gali Potensi Siswa SMPN 5 Makassar melalui FAJAR Back To School

Kapolda Papua Simpulkan Kerusuhan Tidak Terkait Isu SARA

Ayura dan Ayuna Nama Putri Ammar Zoni dan Irish Bella

Gedung Pondok Madinah Diresmikan, Asriawan: Tempat Pesta Pernikahan Paling Murah

Tim Satgas KPK Amankan Rp600 Juta dari OTT Bupati Lampung Utara

Dalam forum itu dibuka Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Polman, Sukirman. Hadir juga Asisten III Pemkab, Kallang Marzuki, dan Kepala Bappeda Polman, Darwin Badaruddin. “Ada 10 orang pelaku UMKM untuk di fasilitasi kemitraan dengan pelaku usaha di Makassar termasuk dengan toko modern,” ungkapnya.

Sukirman mengatakan, peluang usaha bagi pelaku usaha pemula start up sangat terbuka luas apalagi saat ini Presiden Jokowi sangat memprioritaskan start up PPBT.

Selain itu, Pemkab Polman juga saat ini telah melalukan pertemuan di Philipina dengan perwakilan 4 negara (Brunai, Malaysia, Philipina dan Indonesia) untuk membuka jalur perdagangan melalui Pelabuhan Silopo dari Indonesia, ke Lahad Datu terus ke Davao. “Ini tentunya peluang besar bagi pelaku usaha start up di Polman dan Sulbar umumnya,” tuturnya. (ham)

Komentar


VIDEO TERKINI