Guru Honorer di Wajo Dipecat Sepihak, Dewan Minta Kasek Jangan Semena-mena

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SENGKANG –– Pemberhentian sepihak dialami Novel Tri Nuryana Harahap, guru honorer SMAN 9 Wajo mendapatkan perhatian dewan.

Anggota legislator DPRD Wajo, Agustan Ranreng menegaskan, sudah melaporkan kasus pemecatan yang dilakukan Kepala SMAN 9 Wajo, Nur Naningsi di Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel.

“Setelah pelantikan definitif pimpinan DPRD Wajo kemarin, semoga cepat terbentuk Alat Kelengkapan Dewan, supaya dibahas di Komisi IV dan Kasek yang bersangkutan kita paling hadir,” terangnya.

Ia pun menyayangkan pemecatan terhadap Novel. Terlebih tenaga honorer tersebut sudah lama mengabdikan diri disekolah yang berlokasi Kecamatan Pammana itu.

“Kami dari dewan tentu kecewa. Berprikemanusiaan lah. Kita akan dicarikan solusi, kasihan guru honorer ini,” nilainya.

Sebelumnya, Novel didampingi sejumlah mahasiswa mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Wajo, Senin, 7 Oktober kemarin.

Dihadapan para dewan, Novel menangis, tidak menerima pemecatan yang terjadi pada Juli 2019 lalu itu, sebab dinilai sangat tidak berdasar.
“Hanya karena jam mengajar guru PNS berkurang, kami yang honorer dikambinghitamkan. Tidak diberikan jam mengajar,” ujarnya.
Dia menambahkan, ada lima tenaga honorer di sekolah yang terletak di Kecamatan Pammana itu dipecat secara sepihak. Sebab pemberhentian dilakukan tak pemberitahuan.

“Kami diberhentikan tidak terhormat, tidak ada surat dan penyampaian lisan juga dari Kepsek. Ya kami tinggal sadar diri sendiri, tidak ada jam pengajar dan dilibatkan berbagai kegiatan,” imbuhnya.

(ADV Humas dan Protokol DPRD Wajo) 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...