Olahan Jagung Cegah Kolesterol

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jagung merupakan salah satu bahan pangan yang sehat, karena mengandung sumber karbohidrat rendah. Olehnya, ada berbagai olahan yang cocok bagi penderita kolesterol maupun diabetes.

Seperti yang dilakukan Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Dra Nurbaeti MKes bersama Dr Alfina Baharuddin SKM MKes yang mengolah bahan jagung menjadi susu, keripik, dan membuat olahan beras yang tepat.

Pengolahan ini telah dipaparkan di Desa Tonasa Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Nurbaeti menuturkan minyak jagungmengandung sejumlah vitamin E, ubiquinone , dan fitosterol yang dipercaya memberi pengaruh baik pada kadar kolesterol.

Vitamin yang terdapat pada jagung manis antara lain folat, vitamin A, vitamin, C, dan vitamin B. Sedangkan, mineral yang banyak terdapat pada pop corn antara lain mangan, kalsium, zat besi, kalium, fosfor, magnesium, seng, dan tembaga.

Jagung juga mengandung lemak dalam jumlah sedikit, namun jenis lemak ini adalah lemak baik. Sejumlah senyawa bioaktif yang diyakini memberi manfaat untuk kesehatan tubuh.

Dibanding asupan biji-bijian lainnya, jagungmengandung lebih banyak antioksidan, seperti asam ferulat, phytic acid, zat antosianin yang memengaruhi warna jagung menjadi merah atau biru dan ungu, serta zat zeaxanthin dan lutein yakni karotenoid yang baik untuk kesehatan mata.

Jika ingin mencoba di rumah, cara pembuatannnya sangat mudah. Blender jagungyang sudah disisir bersama 300 mililiter air matang. Saring dan buang ampasnya, lalu masukkan jus jagung ke dalam panci, rebus dengan api kecil.

Masukkan 225 mililiter susu cair purefarm full cream, dua sendok makan susu bubuk, dan gula pasir. Aduk hingga rata. Rebus hingga hangat.

“Tidak perlu terlalu mendidih cukup hangat saja bisa juga mengonsumsi beras jagung. Jika ingin dikukus rendam dahulu dipanci dengan air panas 0,5 sampai 1 cm di atas permukaan beras jagung. Rendam kurang lebih 10-15 menit. Setelah mengembang, baru masukkan ke panci kukus dan kukus selama 15 menit,” terangnya.

Bisa juga membuat emping jagung. Namun jagung yang tua dan besar. Pipilah jagungmenggunakan alat pemipil kemudian bersihkan menggunakan air mengalir. Rendam jagungselama kurang lebih 24 jam.

Tujuan direndamnya jagung dalam waktu yang sangat lama ini adalah agar nantinya dapat mempercepat perebusan. Setelah direndam, jagung direbus menggunakan air yang telah dicampurkan air kapur 10 persen selama 2,5 jam. Dalam proses perebusan, selalu aduk-aduk jagung agar tidak gosong.

Angkat jagung rebus kemudian cuci menggunakan air bersih. Pastikan jagung dicuci hingga bau kapur tidak tercium lagi. Kukus selama kurang lebih empat jam dan campurkan bumbu (garam dan bawang putih).

Setelah proses pengukusan, dinginkanlah jagung lalu pipihkan jagung menggunakan mesin pemipih. Lakukan sedikit demi sedikit agar hasilnya bagus. Jagung yang sudah dipipihkan kemudian dijemur di bawah terik matahari selama satu sampai dua hari. Jagung yang sudah dijemur sudah dapat disimpan di plastik dan sudah dapat digoreng sesuai kebutuhan. (ind)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment