Miris, Turnamen Wali Kota Cup Parepare Tercoreng Diduga Adanya Mafia Bola

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PAREPARE – Turnamen Wali Kota Cup Parepare yang berlangsung di Stadion Gelora Mandiri, kini mulai menjadi tranding topik di media sosial Facebook, Minggu (13/11/2019).

Pasalnya pada turnamen yang dibuka langsung Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah pada 27 September itu, diduga kuat ada mafia bola.
Meski turnamen tersebut hanya lokal saja.

Salah satunya di grup Facebook Aku Cinta Parepare. Beberapa pemilik akun Facebook mulai geram atas dugaan adanya mafia bola pada turnamen yang akan berakhir Senin (21/10/2019) ini.

Dugaan Sepak Bola Gajah pun yang populer tahun 80-an, itu kembali mencuat. Netizen ramai-ramai berkomentar mengutuk istilah Sepak Bola Gajah tersebut.

“Tidak bisa berkembang olahraga sepakbola, selama masih ada pengaturan skor. #bolagajah,” tulis pemilik akun Cu Yusuf Muin (Dzakwan) di grup tersebut pada status yang ditulis Tasmin Athar Aura.

Sebelumnya, Tasmin Athar Aura menulis dan mengupload foto tim salah satu peserta Turnamen Wali Kota Cup Parepare, PS Umpar yang menjadi korban atas diterapkannya Sepak Bola Gajah ini.

“Tim yg tersakiti di walikota cup tahun ini..tetapsemangat,” tulisannya.

Bentuk kekecewaan lainnya atas adanya dugaan mafia bola dan adanya Sepak Bola Gajah diturnamen Tarkam ini juga ditumpahkan ofisial PS Umpar, Rusman Parid di grup Facebook Wali Kota Cup 2019.

“Abdul Rahman mantap lah umpar FC kmarin sy Ampat nonton juga sebenarnya agak kecewa dgn pertandingan ke 2 kmarin yg mempertontonkan sepak bola 🐘,,mending nonton anak SD main bola plastik ketimbang nonton bola yg sdah di atur yg scor nya sdah di tentukan,,mending nonton ibu2 main bola pake sarung ketimbang nonton sepak bola gajah yg pemain nya lari pun gk bisa,,untuk umpar FC..kamu ttp yg terbaik di grup A,” tulis Rusman di grup tersebut.

Sekadar diketahui PS Umpar yang tergabung dalam Grup A, sangat kecil peluangnya melaju ke babak delapan besar. Meski saat ini bertengger diperingkat kedua klasemen sementara babak penyisihan, namun posisi mereka belum aman.

Sebab dari empat laga yang mereka lakoni hanya bisa meraih sembilan poin. Rivalnya, Media FC yang saat ini baru melakoni tiga laga bisa saja menyalip.

Apalagi mereka diuntungkan dengan satu sisa laga dan bila di laga keempat nanti, Media FC bisa meraih kemenangan atas Bintang Muda Pacekke (BMP) FC. Tiket dipastikan milik mereka.

Meski Media FC dan PS Umpar sama-sama mengantongi poin sembilan. Namun, Media FC unggul dalam produktifitas gol usai pada laga ketiga membantai Kessi Pute FC dengan skor13-0, Jumat (11/10/2019).

Tak hanya itu, bila menang Media FC dipastikan lolos kedelapan besar mendampingi Beringin FC, yang sebelumnya sudah dipastikan melaju ke fase knock out. Bahkan berpeluang menjadi juara Grup A.

Tetapi, jika Media FC kalah di laga keempat nanti, PS Umpar yanmemastikan melaju ke fase knock out. Unggul poin atas rivalnya itu, Media FC. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...