Densus 88 Antiteror Temukan Buku Panduan Jihad dari Terduga Teroris

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BEKASI– Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali melakukan penangkapan terhadap terduga teroris, Noval Agus Syafroni, 45. Dia diamankan di kawasan Lampung tanpa perlawanan pada Minggu (13/10) sekira pukul 07.00 WIB.

“Kalau lokasi penggeledahannya betul di Tambun,” ujar Kapolres Bekasi Kabupaten, Kombes Chandra Kumara saat dikonfirmasi.

Setelah dikembangkan, Noval sebetulnya tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Setelah penangkapan, Densus kemudian menggeledah rumahnya di kawasan Tambun. Dia dipastikan terpapar paham radikalisme ISIS. Serta berbaiat kepada Al Baghdadi.

Namun, Chandra tak menjelaskan lebih dalam terkait penangkapan ini. Sebab, hal ini menjadi kewenangan Mabes Polri. Jajarannya hanya membantu pengamanan saat penggeledahan dilakukan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, sejumlah barang bukti berhasil ditemukan polisi saat penggeledahan. Di antaranya buku panduan jihad, satu berkas-berkas terkait khilafah.

“Ada buku Khilafatul Muslimin, 1 Buku dilema PKS, 1 Buku Al-khilafah, 8 Dabiq Buku ISIS, 2 buah gunting, 2 kabel Jex sound, 1 plastik paku payung serta paku baja, 1 lakbak plastik warna bening, 1 kk atas nama Noval,” kata Argo.

Ditemukan pula 1 buku berjudul Tiada Khilafah Tanpa Tauhid dan Jihad, 1 plastik tatitis kecil warna putih, data khilafatul muslimin dan 1 logo bordir khilafatul muslimin.

Dalam pemeriksaan Noval diketahui merupakan seorang ustad di kelompok Khilafatul Muslimin. “Dia juga terlibat berbaiat kepada Al Baghdadi bersama dengan kelompok Abu Zee, pernah membahas tentang Khilafah bersama dengan kelompok Abu Zee,” pungkas Argo. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...