Mencermati Dampak Medsos, Ini Ajakan Pangkoopsau II

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Donny Ermawan Taufanto, MDS, memberikan ceramah tentang Media Sosial (Medsos), Karakter, dan Keluarga, terhadap personel Makoopsau II, di Gedung Serba Guna Suryadi Surya Darma Makoopsau II, Senin (14/10/2019).

Kegiatan yang bersifat khusus ini, dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II, Ny. Donny Ermawan, para pejabat Makoopsau II, personel Koopsau II baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Pengurus PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II, dan Istri Prajurit Makoopsau II.

Pangkoopsau II Donny Ermawan mengatakan, penggunaan media sosial di samping mempunyai dampak posistif juga mempunyai berdampak negatif. “Adapun dampak positifnya, dapat menjadi sarana komunikasi. Digunakan untuk menjalin hubungan sosial, sarana hiburan, sarana untuk bisnis, sumber informasi, dapat dimanfaatkan untuk menemukan lokasi dan sebagai alat bantu keselamatan,”  terangnya.

Hanya saja, lanjut Donny Ermawan, medsos juga mempunyai dampak negatif, di antaranya dapat menimbulkan konflik/permasalahan, kejahatan dunia maya, pencurian identitas, dan penipuan. “Selain itu, berdampak pada kesehatan mata, menimbulkan rasa individualistik atau acuh tak acuh terhadap sekeliling, melalaikan kewajiban, menimbulkan kecanduan, serta maraknya kebohongan dan kebencian,” bebernya.

Untuk itu, Pangkoopsau II Donny Ermawan mengajak, harus bijak dalam menggunakan media sosial. “Kita harus kritis terhadap setiap informasi yang kita terima. Harus bisa membedakan mana yang berupa opini dan mana yang merupakan fakta,” imbuhnya.

Menurutnya, opini merupakan pendapat atau pandangan atau hasil pemikiran yang bisa berdasarkan fakta atau tidak. Sedangkan fakta, kata dia, merupakan keadaan nyata yang terbukti dan telah menjadi suatu kenyataan.

“Prajurit TNI dan keluarga harus menjauhkan diri dari opini yang sesat dan opini kebencian. Makanya, kebencian harus dihilangkan dengan cara berlatih berfikir kritis, menjunjung tinggi netralitas TNI, serta memperdalam pemahaman dan pengamalan ajaran agama dengan menghilangkan penyakit hati seperti iri, dengki, hazad, takabur, sombong,” papar Pangkoopsau II.

Donny Ermawan menegaskan, faktor yang menentukan kesuksesan seseorang sangat ditentukan oleh karakter. Dengan mengutip hasil penelitian Thomas Stanley, Phd, Ermawan menyebut, 10 karakter yang menentukan kesuksesan seseorang. Yakni; Kejujuran, Disiplin, Relasi, Dukungan Keluarga, Kerja Keras, Mencintai Pekerjaan, Kepemimpinan, Kepribadian Kompetitif, Hidup Teratur dan mampu menjual ide.

Selain itu, Donny Ermawan juga mengutip pendapat Bung Karno, Bangsa ini harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter (character building) karena character building inilah yang akan membuat Indonesia menjadi bangsa yang besar, maju dan jaya, serta bermartabat.

Kesempatan ini, Pangkoopsau II menyatakan, perlu membangun karakter agama, karena setiap ajaran agama mengajarkan karakter. Seperti dalam ajaran agama Islam, diajarkan tentang akhlak. “Ajaran agama harus diajarkan sejak dini dengan pemahaman yang benar terhadap kitab suci dan menjadikan Nabi sebagai tauladan serta mewaspadai radikalisme,” harapnya.

Di akhir ceramahnya, Pangkoopsau II menekankan, Keluarga Bersar TNI Angkatan Udara khususnya yang bertugas di Makoopsau II, untuk bijak dalam bermedia sosial. “Perlunya pembentukan karakter (pendidikan agama), saling pengertian, hidup sederhana, menghindari penyalahgunaan narkoba, meningkatkan budaya safety, meningkatkan perhatian dan pendidikan anak, serta senantiasa hidup sehat,” pungkas Donny Ermawan. (lis)

Penulis : Mukhlis Amans Hady
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...