Polisi Tak Beri Izin Demo Jelang Pelantikan Presiden, Ini Alasannya

Selasa, 15 Oktober 2019 20:59

Para pelajar saat ikut aksi demonstrasi.

FAJAR.CO.ID,JAKARTA–Polda Metro Jaya memastikan tidak akan menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) unjuk rasa pada periode 15-20 Oktober 2019, atau jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Polisi berharap selama periode tersebut situasi bisa kondusif, sehingga diharapkan untuk sementara waktu tidak ada aksi massa.

“Tentunya bahwa dengan adanya pelantikan tersebut, Pak Kapolda sudah menyampaikan ya. Jadi, kami ada diskresi kepolisian yang disampaikan bahwa dari Polda Metro Jaya dari kepolisian tidak akan menerbitkan STTP,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/10).

Kepolisian tidak akan memberikan izin adanya unjuk rasa agar proses pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung lancar. “Tentunya ini semua untuk kebaikan, untuk kelancaran dari pada kegiatan tersebut,” ucap Argo.

Lebih lanjut, Argo mengatakan, kegiatan unjuk rasa apalagi yang berakhir ricuh dapat mengganggu jalannya proses pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Sebab, saat pelantikan digelar, Indonesia akan menjadi bahan sorotan dunia.

Bagikan berita ini:
1
4
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar