KSP Bakti Huria Syariah Fokus Sasar Pasar Milenial

0 Komentar

Kadis Koperasi dan UKM Sulsel, Malik Faisal hadir membuka acara KSP Bakti Huria Syariah.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bakti Huria Syariah terus bertransformasi. Pasar kaum milenial pun fokus jadi garapannya.

Generasi muda akan digaet dengan koperasi yang mengusung sistem teknologi. Harapannya, mereka mudah menjadi anggota dengan sistem yang memang tengah digandrungi.

KSP Bakti Huria Syariah sudah menyiapkan perangkat teknologinya. Traksaksi dan pendaftaran anggota bisa dilakukan lewat aplikasi. Tak perlu lagi datang ke kantor cabang. Semua fleksibel dan memudahkan.

Kini, koperasi yang berdiri sejak 2003 tersebut tengah memaksimalkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Para karyawan yang selama ini bergelut di lapangan dikumpulkan dalam satu pelatihan yang mengusung tema “Relevansi Bisnis Koperasi di Era Milenial”.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari Rabu-Kamis, 16-17 Oktober di Continent Conterpoint Hotel, Makassar. Hari pertama peserta akan diberi materi terkait membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Sementara hari kedua, peserta akan dibekali kemampuan public speaking oleh pemateri dari Jakarta.

“Perangkat IT kan sudah kita siapkan. Nah sekarang, kita bekali karyawan kita yang bertugas di lapangan agar kepercayaan dirinya lebih tinggi. Termasuk bagaimana memaksimalkan garapan pasar kaum mileniar tersebut,” ujar Ketua Umum KSP Bakti Huria Syariah, Andi Amri.

Andi Amri punya cita-cita, tahun 2020, anggota koperasinya bisa mencapai 20 ribu orang. Saat ini, anggota tetapnya sebanyak 3.000 orang. Namun untuk pendaftaran akun atau calon anggota tetapnya, sekarang sudah ada sekitar 12 ribu orang.

“Semoga para karyawan kami menyimak materi yang luar biasa selama dua hari ini. Kita semua mau, koperasi ini terus maju dan berkembang mengikuti kemajuan zaman,” harapnya.

Sementara itu, Kadis Koperasi dan UKM Sulsel, Malik Faisal yang hadir membuka acara memberikan apresiasi tinggi kepada KSP Bakti Huria Syariah. Ia mengaku sangat bangga ada koperasi yang besar dan punya keingianan untuk terus maju.

“Di mana-mana saya selalu banggakan koperasi ini. Apalagi sistemnya sudah sangat modern dan dikawal oleh karyawan yang muda-muda,” pujinya.

Bagi Malik, penerapan IT memang menjadi hal mutlak untuk semua bidang saat ini. Tak terkecuali koperasi yang kadang dianggap sebagai lembaga pembiayaan yang konvesional dan tertinggal.

“Saya sangat suka. Layanan Bakti Huria sangat memudahkan. Anggota bisa dilayani di mana saja. Itu memang yang jadi tuntutan zaman, khususnya kamu milenial,” terang Malik.

Pemateri, Setiabudi memberikan banyak pengetahuan terkait bagaimana menjadi pribadi yang berpengaruh. Katanya, jika karyawan koperasi berpengaruh, ia akan mudah mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Direktur Simpanan Koperasi Sejahtera Bersama Bogor itu juga banyak berbagi motivasi kepada peserta. Terutama bagaimana membangun tim agar lebih solid untuk mencapai tujuan bersama.

“Umumnya orang berangggapan bahwa kepemimpinan hanya berkaitan dengan keterampilan dan teknik-teknik saja. Namun sesungguhnya, kepemimpinan dimulai untuk kita mampu bersikap terharap diri sendiri dan orang lain,” ungkapnya. (iad)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...